MUI Kota Malang Resmi Dikukuhkan, Wali Kota Soroti Peran Strategis Ulama Jaga Kondusivitas
CITILIVE,MALANG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang resmi mengukuhkan Dewan Pimpinan dan susunan komisi masa khidmat 2026–2031 dalam rangkaian acara Halal Bihalal yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Pemerintah Kota Malang, tokoh agama, serta jajaran pengurus MUI Kota Malang. Momentum ini menandai dimulainya kepengurusan baru MUI untuk lima tahun ke depan.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan bahwa pemerintah daerah membutuhkan peran strategis ulama dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Pemkot Malang sangat membutuhkan MUI sebagai mitra strategis dalam menjaga kondusivitas daerah, memperkuat nilai keagamaan, serta membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan damai,” ujarnya.

Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menghadapi berbagai persoalan sosial keagamaan yang berkembang di masyarakat.
Susunan Komisi Resmi Disahkan
Dalam acara tersebut dibacakan Surat Keputusan Dewan Pimpinan MUI Kota Malang Nomor 01/SK/MUI-KOTA/IV/2026 tentang Susunan dan Kepengurusan Anggota Komisi Masa Khidmat 2026–2031.
Ketua Umum MUI Kota Malang, Iskandar Najah, bersama Sekretaris Umum Abdul Ghaffar Said, secara resmi menetapkan susunan komisi yang akan menjalankan fungsi organisasi.
Komisi yang dikukuhkan meliputi bidang hukum dan perundang-undangan, pendidikan dan penelitian, kaderisasi, ukhuwah Islamiyah dan kerukunan antarumat beragama, dakwah, seni budaya Islam dan informasi, pemberdayaan ekonomi umat, serta perlindungan keluarga.
Awal Kepengurusan Baru
Pengukuhan tersebut menjadi langkah awal kepengurusan baru dalam menjalankan amanah organisasi selama lima tahun ke depan.
MUI Kota Malang diharapkan terus berkontribusi dalam memberikan bimbingan keagamaan, menjaga kerukunan umat, serta mendukung pembangunan daerah melalui penguatan moral dan sosial masyarakat. Acara berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama serta saling bersalaman dalam suasana Halal Bihalal. (Shin)
