MotoGP Mandalika 2026 Siap 95 Persen, Listrik Disiapkan 438 MW
SPORTLIVE — Persiapan MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah mencapai 95 persen. Selain memastikan kesiapan lintasan dan operasional balapan, penyelenggara bersama pemangku kepentingan juga menyiapkan sistem kelistrikan dengan daya mampu pasok 438 megawatt (MW).
MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026. Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sekaligus Direktur Operasi Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Warokka, mengatakan penyelenggara kini memasuki tahap final check untuk memastikan seluruh kebutuhan balapan siap digunakan.
“Kesiapan event sudah mencapai 95 persen dan sekarang kami memasuki fase final check. Di saat yang sama, antusiasme penonton juga terus meningkat,” kata Troy, sabtu (3/10/2026).
Persiapan mencakup kondisi sirkuit, operasional balapan, transportasi, keamanan, layanan kesehatan, akomodasi, pelayanan penonton, hingga pelibatan masyarakat.
Pengecekan sirkuit dan fasilitas pendukung juga telah dilakukan bersama sejumlah pemangku kepentingan. Tahapan tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju proses homologasi FIM Grade A yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Oktober.
Dari sisi operasional lintasan, sebanyak 400 marshal disiapkan untuk mendukung jalannya balapan. Mereka dijadwalkan menjalani pelatihan pada 5-8 Oktober.
Untuk mobilitas penonton, penyelenggara menyediakan 118 unit shuttle selama 9-11 Oktober untuk melayani pergerakan penonton dan pengunjung di dalam kawasan Sirkuit Mandalika. Pemerintah Provinsi NTB juga menyiapkan 35 unit shuttle untuk mobilitas di luar kawasan sirkuit.
Pengamanan turut diperkuat dengan pengerahan 170 personel keamanan dan 550 personel pengendalian massa. Sementara untuk layanan kesehatan, penyelenggara menyiapkan personel dan peralatan medis, helikopter medis, layanan rujukan, hingga fasilitas mini ICU di area VIP.

Listrik Lombok Disiapkan 438 MW
Dukungan kelistrikan juga menjadi bagian dari persiapan MotoGP Mandalika 2026. PLN menyiapkan sistem kelistrikan Lombok dengan daya mampu pasok mencapai 438 MW, sementara beban puncak diproyeksikan sebesar 391 MW.
Dengan proyeksi tersebut, sistem kelistrikan Lombok memiliki cadangan daya sekitar 47 MW selama penyelenggaraan MotoGP.
Kesiapan tersebut ditandai dengan Apel Siaga Keandalan Pembangkit yang melibatkan ratusan personel. PLN juga melakukan sejumlah langkah penguatan untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama ajang internasional tersebut berlangsung.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengapresiasi persiapan PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan selama MotoGP Mandalika 2026.
“Kami mengapresiasi kesigapan PLN yang telah mempersiapkan sistem kelistrikan secara menyeluruh. Dukungan kelistrikan yang andal menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 karena Nusa Tenggara Barat akan menjadi perhatian dunia internasional,” ujar Muhamad Iqbal dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/10/2026).
Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo mengatakan kesiapan pembangkit menjadi salah satu aspek yang diperhatikan untuk menjaga pasokan listrik selama gelaran MotoGP.
Persiapan tersebut meliputi unit pembangkit, ketersediaan energi primer, personel, sistem pengendalian, hingga peralatan cadangan.
“Ajang internasional seperti MotoGP membutuhkan dukungan kelistrikan dengan tingkat keandalan yang tinggi. Oleh karena itu, seluruh aspek pembangkitan kami pastikan dalam kondisi siap. Mulai dari unit pembangkit, energi primer, personel, sistem pengendalian, hingga peralatan cadangan,” ujar Rizal.
General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara Sujana mengatakan mobilisasi genset ke kawasan Sirkuit Mandalika telah dilakukan untuk memperkuat keandalan pasokan listrik.
PLN juga menyiapkan 30 kendaraan pendukung serta material cadang untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi darurat selama gelaran MotoGP.
“Kami menyiagakan seluruh unit pembangkit dalam kondisi siap operasi dan didukung ketersediaan energi primer yang memadai. Kami juga memperkuat kesiapan di lapangan melalui penempatan genset backup, personel siaga, kendaraan pendukung, serta material cadang gangguan sehingga setiap potensi kondisi abnormal dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi,” kata Sujana.
Di sisi lain, antusiasme masyarakat NTB terhadap MotoGP 2026 terlihat dari penjualan tiket. Tiket khusus bagi pemegang KTP NTB pada tahap pertama telah habis terjual.
Dengan persiapan tersebut, penyelenggara kini memasuki tahapan akhir sebelum MotoGP Mandalika 2026 digelar pada 9-11 Oktober. Selain kesiapan lintasan dan operasional balapan, aspek transportasi, keamanan, kesehatan, serta keandalan listrik menjadi bagian dari dukungan penyelenggaraan ajang internasional tersebut.
