Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
13/07/2026
CITILIVE

Kejujuran Petugas KAI Berbuah Kepercayaan, Daop 8 Surabaya Amankan 3.051 Barang Tertinggal Senilai Rp1,1 Miliar

Shinta lubis
  • Juli 13, 2026
  • 3 min read
Kejujuran Petugas KAI Berbuah Kepercayaan, Daop 8 Surabaya Amankan 3.051 Barang Tertinggal Senilai Rp1,1 Miliar

CITILIVE – Budaya kejujuran dan integritas yang diterapkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya kembali menuai apresiasi dari pelanggan. Sepanjang Semester I 2026, KAI Daop 8 Surabaya berhasil mengamankan 3.051 barang tertinggal milik penumpang dengan nilai estimasi mencapai Rp1,1 miliar melalui layanan Lost and Found.

Apresiasi terbaru datang dari seorang penumpang KA Arjuno relasi Malang–Surabaya yang menyampaikan ucapan terima kasih melalui media sosial setelah dompet miliknya yang tertinggal berhasil ditemukan dan dikembalikan dalam kondisi utuh.

Dompet tersebut ditemukan oleh petugas KAI, Putra, kemudian diamankan sebelum diserahkan kembali kepada pemilik dengan didampingi petugas keamanan Kukuh. Seluruh isi dompet dipastikan lengkap tanpa ada yang hilang.

Libur Sekolah Makin Hemat, KAI Beri Diskon Tiket Kereta 30 Persen dari Malang ke Berbagai Kota

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan keberhasilan tersebut mencerminkan budaya kerja insan KAI yang mengedepankan integritas, profesionalisme, dan pelayanan sepenuh hati.

“Kepercayaan pelanggan merupakan aset yang sangat berharga bagi KAI. Karena itu, kami terus menanamkan nilai integritas, profesionalisme, dan kepedulian kepada seluruh insan KAI. Pengembalian barang pelanggan secara utuh bukan sekadar menjalankan prosedur, tetapi merupakan wujud budaya kerja yang mengedepankan amanah dan pelayanan terbaik,” ujar Mahendro, Senin (13/7/2026).

Data KAI Daop 8 Surabaya mencatat, selama Januari hingga Juni 2026 terdapat 3.051 barang pelanggan yang diamankan di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api.

Rinciannya, 270 barang berharga berupa telepon genggam, laptop, dompet, perhiasan, hingga dokumen penting. Selain itu terdapat 2.739 barang umum dan 42 barang makanan yang ditemukan petugas.

Dari jumlah tersebut, 802 barang telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya. Sebanyak 1.011 barang diserahkan kepada dinas sosial sesuai ketentuan, 7 barang makanan dimusnahkan karena melewati batas waktu penyimpanan, sedangkan 1.231 barang lainnya masih dalam proses penelusuran kepemilikan.

Baca Juga:  Rangkaian Kegiatan Imlek 2023 di Klenteng Eng An Kiong Malang

895 Wisatawan Asing Gunakan Kereta Api di Malang Raya Saat Lebaran 2026, Naik 22 Persen

Mahendro menjelaskan, seluruh barang temuan diproses sesuai standar operasional perusahaan melalui sistem Lost and Found yang telah terintegrasi secara nasional. Sistem tersebut memungkinkan pelacakan barang dilakukan secara cepat, meskipun laporan kehilangan disampaikan di stasiun yang berbeda dengan lokasi ditemukannya barang.

Pelanggan yang kehilangan barang dapat segera melapor kepada kondektur selama perjalanan, petugas Polsuska di stasiun, maupun melalui Contact Center KAI 121. Setelah laporan diterima, petugas akan melakukan pencarian berdasarkan ciri-ciri barang yang disampaikan.

Apabila barang ditemukan, pelanggan akan dihubungi untuk proses verifikasi sebelum pengembalian dilakukan. Seluruh barang temuan diberi label identifikasi, diverifikasi, dan dicatat dalam sistem nasional Lost and Found.

Barang yang belum diambil disimpan di Pos Pengamanan KAI, antara lain di Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasarturi, dan Stasiun Malang. Saat pengambilan, pemilik wajib menunjukkan identitas sebagai bagian dari proses verifikasi kepemilikan.

Mahendro juga mengimbau seluruh pelanggan untuk selalu memeriksa kembali barang bawaan sebelum turun dari kereta maupun meninggalkan area stasiun.

“Meskipun layanan Lost and Found terus kami tingkatkan, kami tetap mengimbau pelanggan agar selalu memastikan seluruh barang bawaan telah terbawa sebelum meninggalkan kereta atau stasiun. Kebiasaan sederhana ini sangat efektif mencegah barang tertinggal sehingga perjalanan tetap aman, nyaman, dan menyenangkan,” pungkasnya.

Melalui layanan Lost and Found, KAI Daop 8 Surabaya menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan yang responsif, profesional, dan terpercaya. Tidak hanya memastikan keselamatan perjalanan penumpang, KAI juga berupaya menjaga setiap barang milik pelanggan sebagai bagian dari pelayanan prima yang mengedepankan kepercayaan dan kepuasan masyarakat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *