Atria Hotel Malang Soroti Kualitas Layanan dan Hidangan Resepsi Pernikahan
CITILIVE,MALANG – Kualitas pelayanan dan hidangan menjadi dua aspek yang perlu diperhatikan calon pengantin saat mempersiapkan resepsi pernikahan. Selain dekorasi dan konsep acara, kedua faktor tersebut turut menentukan kenyamanan tamu selama menghadiri perayaan.Hal itu diangkat Atria Hotel Malang melalui podcast Wedding Series bertajuk “Tamu Bisa Lupa Dekor, Tapi Jarang Lupa Makanan”. Episode ini menghadirkan Food & Beverage Manager Atria Hotel Malang Benny Novianto dan Executive Chef Atria Hotel Malang Pramu Wibawanto, dengan dipandu MC Mahe. Dalam pembahasan tersebut, Benny menekankan pentingnya detail pelayanan, mulai dari penyambutan tamu, kemudahan mengakses hidangan hingga kenyamanan selama acara berlangsung. Menurutnya, resepsi pernikahan melibatkan banyak pihak yang harus bekerja secara terkoordinasi.
Tim hotel, Wedding Organizer (WO), keluarga, dan vendor perlu memahami alur serta tanggung jawab masing-masing agar acara berjalan lancar. “Dalam sebuah wedding, pelayanan yang baik sering kali hadir melalui hal-hal kecil yang mungkin tidak terlalu diperhatikan oleh pengantin. Mulai dari bagaimana tamu disambut, kemudahan mereka mendapatkan makanan hingga kenyamanan selama acara berlangsung. Detail-detail inilah yang akhirnya membentuk pengalaman yang berkesan,” ujar Benny. Koordinasi tersebut menjadi semakin penting ketika jumlah tamu mencapai ratusan hingga ribuan orang. Perubahan jumlah undangan, penyesuaian jadwal acara, hingga kebutuhan mendadak menuntut kesiapan tim untuk merespons situasi dengan cepat.Benny menambahkan, koordinasi antara tim banquet, dapur, WO, dan vendor membantu menjaga kelancaran pelayanan. Dengan demikian, pasangan pengantin dapat lebih fokus menikmati momen pernikahan bersama keluarga dan tamu.
Kualitas Hidangan Jadi Perhatian
Selain pelayanan, konsistensi rasa dan kualitas makanan juga menjadi tantangan dalam penyelenggaraan resepsi berskala besar.Pramu Wibawanto menjelaskan, persiapan hidangan untuk ratusan hingga ribuan tamu membutuhkan pengaturan produksi dapur, pemilihan bahan, penyajian, serta koordinasi dengan tim pelayanan. Seluruh proses tersebut diperlukan agar kualitas makanan tetap terjaga selama acara.
Menurut Pramu, menu yang berkesan tidak selalu harus mewah atau rumit. Hidangan yang familier dengan rasa konsisten justru dapat dinikmati oleh tamu dari berbagai kalangan. “Makanan wedding yang berkesan tidak harus selalu berupa menu yang mewah atau rumit. Terkadang justru hidangan yang familiar dan memiliki rasa yang konsisten lebih mudah dinikmati oleh berbagai kalangan tamu,” ungkapnya. Ia menyebut pemilihan menu perlu disesuaikan dengan konsep pernikahan dan karakter tamu undangan. Calon pengantin juga perlu mempertimbangkan jumlah tamu serta pilihan hidangan yang dapat dinikmati bersama. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya Atria Hotel Malang mengenalkan aspek pelayanan dan kuliner kepada calon pengantin yang tengah merencanakan resepsi.
Atria Gelar Wedding Fair pada 17–18 Oktober
Atria Hotel Malang selanjutnya akan menggelar Atria Wedding Fair 2026 bertema “Forever Begins Here” pada 17–18 Oktober 2026 di Grand Ballroom Atria Hotel Malang. Pameran tersebut menghadirkan berbagai vendor pernikahan, kesempatan berkonsultasi mengenai konsep acara, serta melihat langsung venue yang dapat digunakan untuk perayaan pernikahan. Pengunjung juga berkesempatan memperoleh berbagai penawaran dan hadiah, antara lain fasilitas akad nikah, logam mulia, paket bulan madu, liburan ke Pattaya, dan hadiah elektronik sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Melalui kegiatan ini, calon pengantin dapat mengeksplorasi kebutuhan pernikahan, termasuk pilihan venue, pelayanan, dan sajian kuliner sebelum menentukan konsep acara. (Shin)
