Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
10/08/2026
CITILIVE

12.343 Maba UM Ikuti PKKMB 2026, Rektor Dorong Targetkan Prestasi Dunia

Shinta lubis
  • Agustus 10, 2026
  • 3 min read
12.343 Maba UM Ikuti PKKMB 2026, Rektor Dorong Targetkan Prestasi Dunia

SMARTLIVE – Sebanyak 12.343 mahasiswa baru Universitas Negeri Malang (UM) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 yang dimulai Senin (10/8/2026) di Stadion Cakrawala UM.

Pembukaan PKKMB berlangsung di lingkungan kampus UM dan menjadi momentum awal bagi ribuan mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan akademik sekaligus membangun orientasi prestasi selama menempuh pendidikan tinggi.

Rektor UM menekankan agar mahasiswa baru tidak hanya menjadikan perkuliahan sebagai proses memperoleh gelar, tetapi juga sebagai tahap untuk membangun prestasi hingga tingkat internasional.

Dalam sambutannya, Rektor UM menyampaikan bahwa pihaknya sengaja menghadirkan ilmuwan Indonesia yang prestasinya telah diakui dunia sebagai bagian dari rangkaian PKKMB. Kehadiran sosok tersebut diharapkan menjadi teladan bagi mahasiswa baru bahwa ilmuwan Indonesia juga mampu berkiprah di tingkat global.

Rektor UM saat Memberikan Sambutan PKKMB

“Teman-teman panitia mengundang beliau dengan berbagai alasan. Pertama, kebanggaan. Ternyata ilmuwan dan intelektual Indonesia kalau memiliki prestasi juga bisa mendunia dan diakui oleh dunia,” ujar Rektor.

Menurutnya, pengalaman dan capaian ilmuwan Indonesia tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa baru UM untuk memiliki cita-cita besar. Mahasiswa diharapkan tetap memiliki rasa nasionalisme, tetapi pada saat yang sama mampu memberikan kontribusi bagi perkembangan peradaban dunia.

“Kita orang Indonesia bukan hanya sekadar pewaris tradisi dan budaya Nusantara, tetapi juga pewaris dan pelopor peradaban dunia,” tegasnya.

Maba UM Didorong Berani Melanjutkan Studi ke Dunia

Rektor juga mendorong mahasiswa baru untuk tidak membatasi cita-cita pendidikan hanya pada jenjang sarjana di UM. Ia membuka perspektif bahwa lulusan UM memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan magister maupun doktoral di berbagai perguruan tinggi dunia.

“Adik-adik nanti kami berharap juga punya cita-cita yang besar. Kuliah S1-nya bisa di UM, S2, S3-nya bisa melanjutkan di seluruh dunia. Dan ini bukan sesuatu yang mustahil,” katanya.

Baca Juga:  Tri Rismaharini Dengar Aspirasi Generasi Z di Kota Malang

Menurut Rektor, pengalaman sejumlah alumni UM yang kemudian melanjutkan studi di luar negeri menunjukkan bahwa peluang tersebut terbuka bagi mahasiswa yang memiliki kompetensi, kemauan belajar, dan prestasi.

Karena itu, mahasiswa baru diminta mulai membangun target sejak awal perkuliahan, baik dalam bidang akademik, penelitian, inovasi, organisasi maupun kegiatan kemahasiswaan.

UM Targetkan Jadi Kampus Berkelas Dunia

Lebih lanjut, Rektor menegaskan komitmen UM untuk terus berkembang sebagai world class university. Menurutnya, status kampus berkelas dunia tidak cukup hanya diukur dari jumlah publikasi ilmiah.

“Ingin menjadi kampus yang berkelas dunia, world class university, bukan hanya ditentukan oleh jumlah publikasi, tapi bagaimana inovasi, kreasi, dan prestasi keluarga besar UM itu diakui oleh dunia,” ujarnya.

Ia berharap dosen dan mahasiswa UM dapat semakin banyak menghasilkan karya dan prestasi yang memiliki rekognisi internasional. Sivitas akademika juga didorong untuk berani bekerja, berkolaborasi, maupun melanjutkan studi di berbagai negara.

“Tantangan kita bersama adalah bagaimana keluarga besar UM khususnya dosen dan mahasiswanya bisa berprestasi, bekerja, dan atau melanjutkan studi di seluruh dunia,” lanjutnya.

PKKMB Jadi Ruang Belajar, Bukan Sekadar Seremoni

Rektor juga mengingatkan mahasiswa baru bahwa proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kuliah. Setiap aktivitas di lingkungan kampus, termasuk pengalaman selama PKKMB, dapat menjadi bahan pembelajaran dan evaluasi.

Ia mencontohkan pengalaman mahasiswa saat berpindah dari Stadion Cakrawala menuju Gedung Graha Cakrawala setelah upacara pembukaan. Perpindahan tersebut membutuhkan waktu cukup panjang sehingga dapat menjadi bahan evaluasi mengenai efektivitas pengelolaan massa.

“Belajar sebagai sebuah aktivitas sehari-hari tidak boleh menunggu harus selesai. Termasuk di acara PKKMB ini, mari kita belajar,” katanya.

Menurutnya, pengalaman tersebut dapat digunakan mahasiswa untuk belajar melihat persoalan secara lebih luas, mencari penyebab, sekaligus menemukan solusi.

Baca Juga:  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Pastikan Penanganan Sampah tetap Optimal selama Lebaran 1445 Hijriah

Melalui PKKMB 2026, sebanyak 12.343 mahasiswa baru UM diharapkan tidak hanya mengenal lingkungan kampus, tetapi juga mulai membangun visi akademik dan prestasi sejak awal.

UM menargetkan mahasiswa baru mampu berkembang menjadi generasi yang memiliki kompetensi, kreativitas, inovasi, serta keberanian membawa nama Indonesia melalui prestasi di tingkat nasional maupun internasional.