11 Agustus, Arema Ajak Warga Malang Raya Kenakan Jersey Singo Edan
SPOOTLIVE — Arema FC kembali mengajak masyarakat Malang Raya mengenakan jersey atau kaus berikon Singo Edan pada Selasa (11/8) bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 klub.
Untuk menghidupkan kembali tradisi tersebut, manajemen Arema FC telah mengirimkan surat resmi kepada Pemkot Malang, Pemkab Malang, dan Pemkot Batu. Klub berharap ketiga pemerintah daerah menerbitkan surat edaran yang mengimbau ASN, pegawai instansi swasta, hingga masyarakat umum mengenakan atribut Arema pada 11 Agustus.
Head of Public Relation and Marcom Arema FC, Munif Bagaskara Wakid, mengatakan surat tersebut dikirim untuk mempertahankan tradisi yang selama ini menjadi bagian dari perayaan hari jadi Arema di Malang Raya.
“Kami telah berkirim surat kepada tiga kepala daerah di Malang Raya. Harapannya, seperti tahun-tahun sebelumnya, surat edaran ini bisa mendapat respons positif dari Pemkot Malang, Pemkab Malang, dan Pemkot Batu,” kata Munif, Sabtu (8/8/2026).
Tradisi mengenakan atribut Arema setiap 11 Agustus telah mengakar di kalangan Aremania dan masyarakat Malang Raya. Pada momentum tersebut, warna biru khas Arema biasanya terlihat di berbagai ruang publik, termasuk melalui penggunaan jersey, kaus, hingga pemasangan atribut klub.
Usung Tema TH39REATNESS
HUT ke-39 Arema FC tahun ini mengusung tema “TH39REATNESS”. Tema tersebut menjadi penanda perjalanan klub sekaligus pesan agar Arema terus berkembang dan tidak berhenti melakukan pembenahan.
Munif mengatakan Arema tidak ingin hanya mengandalkan sejarah dan capaian masa lalu. Klub, kata dia, ingin terus belajar dan berproses untuk memberikan kontribusi bagi sepak bola Indonesia dan masyarakat Malang Raya.
“TH39REATNESS adalah janji untuk terus belajar, berupaya, dan berproses. Kami bukanlah klub yang merasa sudah di puncak, melainkan klub yang sedang dan akan terus mendaki,” tegasnya.
Dorong Ekonomi Kreatif Malang Raya
Perayaan HUT Arema ke-39 juga mulai berdampak pada aktivitas ekonomi kreatif. Antusiasme masyarakat menjelang 11 Agustus terlihat dari meningkatnya permintaan terhadap berbagai merchandise bertema Arema.
Produk-produk tersebut tidak hanya tersedia melalui Arema Store di Jalan Mayjend Panjaitan, tetapi juga diproduksi dan dipasarkan oleh pelaku UMKM di Malang Raya.
Manajemen Arema berharap tradisi mengenakan atribut klub tidak hanya menjadi simbol kebersamaan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Kami berharap ajakan ini bisa menjadi berkah bagi pelaku UMKM di Malang Raya. Ini adalah momentum untuk membangkitkan perekonomian melalui produk-produk kreatif kebanggaan Arema,” ujar Munif.
Jika mendapat dukungan dari tiga pemerintah daerah, gerakan mengenakan atribut Arema pada 11 Agustus berpotensi kembali mewarnai Malang Raya dengan identitas khas Singo Edan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam memperingati usia ke-39 Arema FC.
