Go Internasional! LPH UIN Malang Rampungkan Audit Halal Enam Perusahaan di Tiongkok, Sertifikat Terbit Juli 2026
SMARTLIVE,MALANG, Jumat (10/7/2026) – Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mencatatkan capaian di tingkat internasional. LPH UIN Malang berhasil menuntaskan proses audit halal terhadap enam perusahaan di Tiongkok yang bergerak di sektor industri kemasan, gula, hingga bahan baku industri. Seluruh perusahaan dinyatakan memenuhi standar halal dan resmi memperoleh sertifikat halal pada Juli 2026.
Keberhasilan tersebut memperkuat posisi LPH UIN Malang sebagai lembaga pemeriksa halal yang dipercaya menangani sertifikasi industri global, sekaligus mendukung penguatan rantai pasok halal internasional.
Auditor Halal LPH UIN Malang, Ryanda Suvitra Hadinata, mengatakan seluruh proses audit dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan bahan baku, fasilitas produksi, alur proses produksi, sistem sanitasi, implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), hingga verifikasi dokumen pendukung.

Selain itu, tim auditor juga melakukan penelusuran langsung terhadap proses produksi dan wawancara dengan manajemen perusahaan untuk memastikan seluruh tahapan telah sesuai dengan standar halal yang berlaku.
“Pelaksanaan audit dilakukan dengan prinsip objektivitas dan ketelitian untuk memastikan kesesuaian antara dokumen, bahan baku, serta proses produksi yang diterapkan perusahaan. Kami mengapresiasi keterbukaan dan komitmen seluruh perusahaan sehingga seluruh tahapan audit dapat diselesaikan dengan baik hingga sertifikat halal diterbitkan,” ujar Ryanda.
Enam perusahaan yang telah menyelesaikan proses audit tersebut yakni Shandong Nanshan Aluminum Co., Ltd. yang bergerak di industri kemasan aluminium, Guangxi Fengtang Biochemical Co., Ltd. (Fengsan Sugar Refinery), Guangxi Fengtang Luocheng Sugar Manufacturing Co., Ltd., Guangxi Fengtang Liutang Sugar Manufacturing Co., Ltd., Guangxi Fengtang Luzhai Sugar Manufacturing Co., Ltd. yang bergerak di industri gula, serta Inner Mongolia Shuangxin Environment-Friendly Material Co., Ltd. sebagai produsen bahan baku Polyvinyl Alcohol (PVA).
Keberhasilan audit tersebut juga didukung sinergi dengan Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang berperan memperluas jejaring kerja sama internasional sekaligus memperkuat layanan profesional universitas di bidang industri halal.
Kepala P2B UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Suud Fuadi, menilai capaian tersebut menjadi bukti meningkatnya kepercayaan industri internasional terhadap kompetensi auditor halal Indonesia.
“Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan halal dan memperluas kerja sama internasional. Melalui sinergi P2B dan LPH UIN Malang, kami berharap semakin banyak pelaku industri global mempercayakan proses audit halal kepada LPH UIN Malang sebagai bagian dari penguatan ekosistem halal dunia,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya berdampak pada sektor pangan, tetapi juga memperluas cakupan layanan audit halal hingga industri pendukung seperti kemasan dan bahan baku yang menjadi bagian penting dalam rantai pasok produk halal global.
Melalui capaian ini, LPH UIN Maulana Malik Ibrahim Malang semakin mempertegas perannya sebagai lembaga pemeriksa halal yang memiliki daya saing internasional. Ke depan, LPH bersama P2B akan terus memperluas kolaborasi lintas negara, meningkatkan kualitas layanan audit, serta mendukung pengembangan ekosistem industri halal yang profesional, kredibel, dan berkelanjutan.
