Inovasi Tugu Tirta Malang Dilirik Tujuh Kepala Daerah, Smart Water City Siap Direplikasi
CITILIVE,MALANG – Inovasi Smart Water City yang dikembangkan Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang menarik perhatian sejumlah kepala daerah dalam Indonesia City Expo (ICE) 2026, rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI di Medan. Sejumlah pemerintah kota bahkan menyatakan minat untuk mempelajari hingga mengadopsi sistem pengelolaan air minum yang diterapkan Kota Malang.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Priyo Sudibyo mengatakan keikutsertaan dalam Indonesia City Expo menjadi momentum untuk memperkenalkan inovasi pelayanan air minum sekaligus memperluas jejaring kerja sama antardaerah.
“Keikutsertaan kami pada event ini menjadi media untuk memperluas jejaring antardaerah sekaligus berbagi pengalaman mengenai pengelolaan air minum perkotaan yang efektif, inovatif, dan berkelanjutan,” ujar Priyo.
Dalam pameran tersebut, booth Kota Malang yang mengusung konsep Smart Water City menampilkan berbagai inovasi layanan air minum, mulai dari sistem penyediaan air baku, proses pengolahan, distribusi air bersih, hingga transformasi layanan berbasis digital.

Salah satu inovasi yang paling banyak menarik perhatian adalah Anjungan Air Siap Minum, fasilitas penyedia air minum gratis di ruang publik yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum yang aman.
Selain itu, Tugu Tirta juga memperkenalkan sistem pemantauan distribusi air berbasis Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), layanan informasi pelanggan secara digital, hingga berbagai inovasi yang mendukung pengelolaan air minum yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Ketertarikan terhadap inovasi tersebut datang dari sejumlah pemerintah daerah, di antaranya Kota Medan, Tomohon, Manado, Tarakan, Palembang, Padang, dan Payakumbuh. Para kepala daerah bahkan menyempatkan diri mengunjungi booth Kota Malang untuk berdiskusi langsung dengan jajaran Perumda Tugu Tirta mengenai implementasi teknologi yang telah diterapkan.
Beberapa kepala daerah yang hadir antara lain Wakil Wali Kota Tomohon Sendy Gladys Adolfina Rumajar, Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, Wali Kota Manado Andrei Angouw, serta Wali Kota Payakumbuh dr. Zulmaeta.
Priyo menilai tingginya antusiasme kepala daerah menjadi bukti bahwa inovasi yang dikembangkan Tugu Tirta memiliki potensi untuk direplikasi di berbagai kota sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan air minum.
Menurutnya, forum Indonesia City Expo tidak hanya menjadi ajang promosi inovasi daerah, tetapi juga membuka peluang kolaborasi antardaerah dalam pengembangan layanan publik yang lebih modern dan berkelanjutan.
Indonesia City Expo merupakan salah satu agenda utama Rakernas XVIII APEKSI yang diikuti 98 pemerintah kota dari seluruh Indonesia. Mengusung tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”, ajang tersebut menjadi etalase inovasi pelayanan publik, produk unggulan daerah, peluang investasi, serta berbagai praktik terbaik yang dikembangkan pemerintah kota di Indonesia. (Shin)
