Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
24/06/2026
CITILIVE

The Alana Hotel Malang Luncurkan “Legenda Rempah Noesantara”, Angkat Kuliner Nusantara dengan Jaminan Kenyamanan Tamu

rifamahmudah
  • Juni 24, 2026
  • 4 min read
The Alana Hotel Malang Luncurkan “Legenda Rempah Noesantara”, Angkat Kuliner Nusantara dengan Jaminan Kenyamanan Tamu

CITILIVE,MALANG – The Alana Hotel Malang menghadirkan program kuliner terbaru bertajuk “Legenda Rempah Noesantara – All You Can Eat Dinner” sebagai upaya mengangkat kekayaan cita rasa Nusantara sekaligus memperkuat pengalaman bersantap bagi para tamu. Program tersebut resmi diperkenalkan dalam peluncuran yang digelar di Jenggala Meeting Room, Rabu (24/6).

Lewat program ini, The Alana Hotel Malang tidak hanya menawarkan makan malam sepuasnya, tetapi juga menghadirkan pengalaman kuliner yang menonjolkan kekayaan rempah-rempah Indonesia dari berbagai daerah. Konsep tersebut menjadi bagian dari strategi hotel dalam menghadirkan layanan yang tidak sekadar nyaman untuk menginap, tetapi juga berkesan dari sisi gastronomi.

Program “Legenda Rempah Noesantara” akan digelar rutin setiap Jumat dan Sabtu pukul 18.00–21.00 WIB di Gendhis Restaurant. Tamu diajak menjelajahi beragam sajian khas Indonesia melalui lebih dari 10 stall makanan yang menyuguhkan menu dari berbagai daerah.

Sejumlah menu yang dihadirkan antara lain Oskab Sekengkel Malangan, Nasi Gandul Pati, Tempong Banyuwangi, Mie Jowo Gunung Kidul, hingga Wedang Angsle dan Ronde. Ragam menu tersebut disiapkan untuk mempertegas identitas kuliner Nusantara yang kaya rasa, aroma, dan tradisi.

Front Office Manager The Alana Hotel Malang, Satria Manggala Putra, mengatakan program ini dirancang bukan sekadar sebagai penawaran makan malam biasa, melainkan bentuk penghormatan terhadap warisan rasa Indonesia yang tumbuh dari kekayaan rempah-rempah.

Menurutnya, makanan Nusantara bukan hanya soal hidangan, tetapi juga menyimpan cerita, tradisi, dan identitas budaya yang patut terus dihidupkan. Karena itu, The Alana mencoba menghadirkan pengalaman bersantap yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga membangun kedekatan emosional tamu dengan kuliner Indonesia.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar makan malam. Melalui Legenda Rempah Noesantara, tamu bisa menikmati kekayaan cita rasa Indonesia dalam suasana yang nyaman dan berkesan,” ujarnya.

Baca Juga:  Hadapi Potensi El-Nino, Dispangtan Siapkan Upaya Mitasi

Hal senada disampaikan Director of Sales The Alana Hotel Malang, Eli Purwanti. Ia menuturkan bahwa konsep ini menjadi bagian dari komitmen hotel dalam menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi tamu, khususnya di tengah tingginya minat masyarakat terhadap wisata kuliner dan sajian lokal.

Menurut Eli, kuliner Nusantara memiliki daya tarik yang kuat karena tidak hanya kaya rasa, tetapi juga lekat dengan memori dan budaya masyarakat. Melalui program tersebut, The Alana Hotel Malang ingin menjadikan hotel bukan sekadar tempat menginap, melainkan juga destinasi kuliner yang layak dikunjungi.

Sementara itu, dari sisi dapur, Sous Chef Nova Swandara Putra menjelaskan bahwa setiap menu yang dihadirkan dipilih untuk merepresentasikan kekayaan rempah Indonesia. Ia menyebut tim kuliner hotel berupaya menjaga autentisitas rasa sambil tetap menyesuaikan penyajian agar nyaman dinikmati tamu hotel maupun pengunjung umum.

Tidak hanya menonjolkan kekayaan kuliner Nusantara, The Alana Hotel Malang juga menegaskan komitmennya terhadap kenyamanan tamu melalui jaminan kehalalan makanan dan layanan. Dalam peluncuran program tersebut, pihak hotel menekankan bahwa sertifikat halal menjadi bagian penting dari pelayanan, khususnya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi tamu muslim.

Sertifikasi halal tersebut dipandang bukan sekadar formalitas administratif, tetapi juga bentuk komitmen hotel terhadap standar kebersihan, keamanan, dan kualitas pelayanan. Dengan begitu, tamu dapat menikmati sajian kuliner dengan lebih tenang tanpa mengabaikan aspek keyakinan dan kenyamanan pribadi.

Peluncuran program “Legenda Rempah Noesantara” dihadiri berbagai kalangan, mulai dari jurnalis, influencer, food blogger, klien korporat, hingga perwakilan pemerintah dan komunitas. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa program kuliner ini tidak hanya menyasar tamu hotel, tetapi juga masyarakat luas yang ingin menikmati sajian Nusantara dalam suasana hotel.

Baca Juga:  Ratusan Jeroan Hewan Kurban di Malang Ditemukan Tidak Layak Konsumsi

Bagi The Alana Hotel Malang, penguatan sektor kuliner menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman tamu secara menyeluruh. Hotel yang berlokasi di kawasan strategis Kota Malang ini selama ini dikenal mengusung nuansa modern dengan sentuhan budaya lokal. Melalui program kuliner tematik, hotel berupaya menambah daya tarik sekaligus memperluas segmentasi pasar, baik untuk wisatawan, keluarga, komunitas, hingga kalangan profesional.

Dengan mengusung konsep all you can eat berbasis rempah Nusantara, The Alana Hotel Malang berharap dapat menghadirkan alternatif destinasi kuliner baru di Kota Malang. Tidak hanya menyajikan makanan, hotel ini juga ingin menghidupkan kembali cerita di balik ragam hidangan Indonesia, dari resep turun-temurun hingga kekayaan bumbu yang menjadi ciri khas setiap daerah.

Program “Legenda Rempah Noesantara” pun diharapkan mampu menjadi ruang pertemuan antara tradisi dan pengalaman modern. Di satu sisi, tamu diajak mengenal lebih dekat kekayaan rasa Indonesia. Di sisi lain, mereka tetap mendapatkan kenyamanan layanan hotel dengan standar fasilitas dan jaminan halal yang disiapkan manajemen.

Melalui langkah ini, The Alana Hotel Malang menegaskan posisinya tidak hanya sebagai tempat menginap, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkenalkan dan merawat kekayaan kuliner Nusantara di tengah perkembangan industri perhotelan dan pariwisata di Kota Malang.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *