190 siswa kelas VI MIN 2 Kota Malang resmi dinyatakan lulus 100 persen
SMARTLIVE,MALANG – Sebanyak 190 siswa kelas VI MIN 2 Kota Malang resmi dinyatakan lulus 100 persen pada pengumuman kelulusan yang digelar di lingkungan madrasah, Selasa (2/6/2026). Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya proses pendidikan dasar para siswa setelah menempuh pembelajaran selama enam tahun.
Suasana haru dan penuh rasa syukur terlihat mewarnai prosesi pengumuman kelulusan. Kegiatan tersebut dihadiri seluruh guru dan tenaga kependidikan MIN 2 Kota Malang, termasuk wali kelas VI yang selama ini mendampingi para siswa.
Kepala MIN 2 Kota Malang, Nanang, mengatakan kelulusan tahun ini menjadi kebanggaan tersendiri karena seluruh siswa mampu memenuhi standar akademik maupun pembinaan karakter yang telah ditetapkan madrasah.
“Hari ini merupakan momen penting dan paling ditunggu siswa kelas VI. Setelah menjalani berbagai tahapan ujian, mulai TKA, Ujian Madrasah, hingga ujian praktik, akhirnya seluruh rangkaian pendidikan dasar mereka selesai,” ujar Nanang.

Ia menjelaskan, kelulusan siswa di MIN 2 Kota Malang tidak hanya ditentukan berdasarkan capaian akademik semata. Madrasah juga menetapkan sejumlah syarat lain sebagai bagian dari pembentukan karakter dan penguatan pendidikan keagamaan.
Beberapa syarat tersebut di antaranya tingkat kehadiran minimal 80 persen, berkelakuan baik, hafal Asmaul Husna, serta hafal minimal satu juz Al-Qur’an.
“Alhamdulillah seluruh siswa kelas VI tahun ini mampu memenuhi seluruh persyaratan tersebut sehingga dinyatakan lulus 100 persen,” katanya.
Selain pengumuman kelulusan, pihak madrasah juga memberikan penghargaan kepada sejumlah siswa yang berhasil meraih nilai sempurna dalam Tes Kompetensi Akademik (TKA) maupun Ujian Madrasah.
Setelah menerima surat kelulusan, para siswa bersama-sama melakukan sujud syukur yang dipimpin salah satu guru, Ahmadi. Momen tersebut berlangsung khidmat dan penuh emosional, terlebih ketika para siswa saling berpelukan dengan guru maupun teman sekelasnya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tasyakuran sederhana yang digelar paguyuban wali murid kelas VI. Para orang tua mengundang guru dan tenaga kependidikan untuk mengikuti potong tumpeng serta makan bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan putra-putri mereka.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi simbol kebersamaan antara madrasah, siswa, dan wali murid dalam mengantarkan para siswa menuju jenjang pendidikan berikutnya. (Shin)
