Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
11/07/2026
POPULER

9 Fakta Masjid Sheikh Zayed Solo yang Bikin Takjub, Nomor 5 Jarang Diketahui!

rifamahmudah
  • Juli 11, 2026
  • 3 min read
9 Fakta Masjid Sheikh Zayed Solo yang Bikin Takjub, Nomor 5 Jarang Diketahui!

POPULER – Kemegahan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo tak hanya memikat sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi salah satu destinasi wisata religi paling favorit di Indonesia. Berlokasi di Jalan Ahmad Yani No. 121, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, masjid ini menjadi simbol eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA).

Dengan arsitektur megah bergaya Timur Tengah dan fasilitas modern, ribuan wisatawan maupun jemaah datang setiap hari untuk beribadah sekaligus menikmati keindahan bangunannya.

Berikut sembilan fakta menarik Masjid Raya Sheikh Zayed Solo yang perlu diketahui.

  1. Hadiah Persahabatan dari Presiden UEA

Masjid Raya Sheikh Zayed merupakan hibah dari Presiden Uni Emirat Arab, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), kepada Indonesia sebagai simbol eratnya hubungan diplomatik kedua negara.

  1. Dibangun di Kota Kelahiran Presiden Jokowi

Lokasi masjid berada di kawasan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta atau Solo, yang merupakan kota kelahiran Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

  1. Terinspirasi Masjid Sheikh Zayed Abu Dhabi

Desain bangunan mengadopsi kemegahan Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi. Kubah putih, empat menara, ukiran kaligrafi, hingga detail arsitekturnya menghadirkan nuansa khas Timur Tengah.

  1. Nilai Pembangunan Mencapai Sekitar Rp300 Miliar

Seluruh biaya pembangunan ditanggung Pemerintah Uni Emirat Arab dengan nilai sekitar Rp300 miliar, menjadikannya salah satu hibah keagamaan terbesar yang pernah diterima Indonesia.

  1. Interior Mewah Menggunakan Marmer Italia

Salah satu daya tarik utama masjid ini adalah penggunaan marmer premium yang didatangkan langsung dari Italia. Material tersebut menghiasi lantai hingga sejumlah bagian interior sehingga menghadirkan kesan elegan dan megah.

  1. Memadukan Sentuhan Arab dan Budaya Nusantara

Meski mengusung konsep Timur Tengah, bangunan masjid tetap mengakomodasi unsur budaya Indonesia. Motif batik dan ornamen kawung hadir sebagai identitas lokal yang berpadu harmonis dengan arsitektur Arab.

  1. Berdiri di Lahan Seluas 3,6 Hektare
Baca Juga:  Cara Memilih Aplikasi AI Yang Tepat Untuk Bisnis Anda

Masjid ini dibangun di atas lahan sekitar 3,6 hektare dengan area terbuka yang luas sehingga mampu menampung ribuan jemaah saat salat berjamaah maupun kegiatan keagamaan berskala besar.

  1. Diresmikan Dua Kepala Negara

Masjid Raya Sheikh Zayed Solo diresmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo bersama Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan pada 14 November 2022, menjadi momen bersejarah dalam hubungan bilateral kedua negara.

  1. Menjadi Destinasi Wisata Religi Favorit

Sejak dibuka untuk umum, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo terus menjadi magnet wisata religi. Ribuan pengunjung dari berbagai daerah hingga mancanegara datang untuk beribadah, menikmati keindahan arsitektur, hingga mengabadikan momen di kawasan masjid.

Lebih dari Sekadar Tempat Ibadah

Masjid Raya Sheikh Zayed Solo tidak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga berkembang sebagai pusat pendidikan Islam, dakwah, wisata religi, dan dialog budaya. Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat nilai moderasi beragama sekaligus menjadi simbol persahabatan yang terus terjalin antara Indonesia dan Uni Emirat Arab.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *