Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
01/05/2026
NEWSLIVE

Membludak! 200 Ribu Buruh Padati Monas di May Day 2026, Bawa 11 Tuntutan ke Presiden

rifamahmudah
  • Mei 1, 2026
  • 2 min read
Membludak! 200 Ribu Buruh Padati Monas di May Day 2026, Bawa 11 Tuntutan ke Presiden

NEWSLIVE,JAKARTA – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional diperkirakan dihadiri sekitar 200 ribu massa buruh dari berbagai daerah di Indonesia.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menyebut jumlah tersebut merupakan akumulasi dari berbagai elemen serikat pekerja yang turut meramaikan aksi May Day tahun ini.

“Jumlah massa KSPI sekitar 50 ribu orang, sedangkan total massa mencapai 200 ribu,” ujarnya, Jumat (1/5/2026). 

Ia menjelaskan, perayaan May Day tahun ini dipusatkan di Monas dan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Keputusan tersebut diambil setelah adanya pertemuan antara perwakilan buruh dengan Presiden beberapa hari sebelumnya.

Menurut Said, May Day bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting bagi buruh untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah.

Dalam aksi tersebut, buruh membawa sedikitnya 11 tuntutan utama, di antaranya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penolakan upah murah, penghapusan outsourcing, hingga perlindungan terhadap pekerja dari ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK). 

Selain itu, isu reformasi perpajakan, perlindungan jaminan sosial, hingga penguatan sektor industri juga menjadi sorotan dalam peringatan May Day tahun ini.

Tidak hanya berlangsung di Jakarta, perayaan May Day 2026 juga digelar serentak di lebih dari 350 kota di seluruh Indonesia, melibatkan berbagai elemen buruh dan pekerja. 

Sejak pagi hari, massa buruh mulai berdatangan ke kawasan Monas. Kepadatan lalu lintas pun sempat terjadi di sejumlah ruas jalan menuju lokasi kegiatan akibat tingginya mobilitas peserta aksi. 

Peringatan May Day tahun ini diharapkan berlangsung tertib dan damai, sekaligus menjadi ruang dialog antara buruh dan pemerintah dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja di Indonesia. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *