Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
17/07/2026
CITILIVE

Wamentan Serahkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan Malang Raya, Dorong Produktivitas dan Percepat Modernisasi Pertanian

Shinta lubis
  • Juli 17, 2026
  • 2 min read
Wamentan Serahkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan Malang Raya, Dorong Produktivitas dan Percepat Modernisasi Pertanian

CITILIVE – Upaya mempercepat modernisasi sektor pertanian di Malang Raya mendapat suntikan dukungan baru. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI bersama STAPA Center dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada 50 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di wilayah Malang Raya.

Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas petani, menekan biaya produksi, sekaligus mempercepat transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern dan efisien.

Dalam penyerahan bantuan, Wamentan menegaskan bahwa mekanisasi pertanian menjadi salah satu strategi utama pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Menurutnya, penggunaan teknologi dan alsintan tidak hanya mempercepat proses budidaya, tetapi juga meningkatkan hasil panen serta kesejahteraan petani.

“Petani harus naik kelas. Modernisasi pertanian menjadi kunci agar produktivitas meningkat dan biaya produksi bisa ditekan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak agar bantuan kepada petani tidak berhenti pada distribusi alat, tetapi juga diikuti pendampingan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga penguatan kelembagaan petani.

Bantuan alsintan tersebut disalurkan kepada 50 Gapoktan yang tersebar di Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu. Kehadiran alat pertanian modern diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan lahan, penanaman, hingga panen sehingga petani lebih efisien dalam mengelola usaha taninya.

Selain mendukung peningkatan produktivitas, mekanisasi juga dinilai menjadi solusi menghadapi tantangan berkurangnya tenaga kerja di sektor pertanian. Dengan penggunaan teknologi, pekerjaan yang sebelumnya dilakukan secara manual dapat diselesaikan lebih cepat dan lebih hemat biaya.

Program ini merupakan hasil sinergi antara Kementerian Pertanian, STAPA Center, dan HKTI dalam memperkuat daya saing sektor pertanian di daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi model percepatan pembangunan pertanian berbasis teknologi yang dapat diterapkan di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga:  Pandemi, Bulan Imunisasi Tetap Jalan

Para petani penerima bantuan menyambut positif penyaluran alsintan tersebut. Mereka berharap dukungan pemerintah tidak hanya berupa bantuan peralatan, tetapi juga pendampingan berkelanjutan agar pemanfaatan teknologi dapat berjalan optimal dan berdampak langsung terhadap peningkatan hasil produksi.

Pemerintah menargetkan langkah modernisasi melalui mekanisasi pertanian mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani sebagai ujung tombak produksi pangan Indonesia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *