Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
14/07/2026
CITILIVE

Spanyol Ukir Sejarah! Juara Eropa Kini Selangkah Lagi Rebut Trofi Piala Dunia 2026

Shinta lubis
  • Juli 15, 2026
  • 2 min read
Spanyol Ukir Sejarah! Juara Eropa Kini Selangkah Lagi Rebut Trofi Piala Dunia 2026

SPORTLIVE – Timnas Spanyol kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia. Kemenangan meyakinkan 2-0 atas Prancis di semifinal mengantarkan La Furia Roja melaju ke final Piala Dunia 2026 sekaligus menjaga asa meraih gelar dunia kedua sepanjang sejarah.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian yang sangat berarti bagi Spanyol. Setelah gagal melewati fase gugur pada tiga edisi Piala Dunia sebelumnya (2014, 2018, dan 2022), La Furia Roja akhirnya mampu memutus tren negatif tersebut dengan menembus partai puncak.

Final kali ini juga menjadi yang kedua bagi Spanyol sepanjang sejarah Piala Dunia. Sebelumnya, mereka sukses menjadi juara pada edisi 2010 di Afrika Selatan setelah mengalahkan Belanda melalui gol Andrés Iniesta.

Status sebagai juara Euro 2024 kini semakin lengkap dengan keberhasilan menembus final Piala Dunia 2026. Di bawah arahan pelatih Luis de la Fuente, Spanyol menunjukkan transformasi permainan yang membuat mereka kembali disegani.

Penalti Oyarzabal Bikin Prancis Tertekan! Spanyol Unggul 1-0 di Babak Pertama Semifinal Piala Dunia 2026

La Furia Roja tak lagi hanya mengandalkan filosofi tiki-taka yang identik dengan penguasaan bola. Tim ini kini tampil lebih agresif, berani menekan sejak lini depan, memainkan garis pertahanan tinggi, serta mampu melakukan transisi menyerang dengan cepat ketika merebut bola.

Perubahan gaya bermain tersebut terbukti efektif sepanjang turnamen. Selain produktif mencetak gol, Spanyol juga tampil sangat disiplin di lini belakang dengan hanya kebobolan satu gol hingga semifinal.

Pada laga melawan Prancis, dominasi Spanyol terlihat sejak menit-menit awal. Mereka mampu memaksa Les Bleus kehilangan ritme permainan melalui tekanan tinggi yang membuat lini belakang Prancis beberapa kali melakukan kesalahan dalam membangun serangan.

Baca Juga:  Januari 2026, KAI Operasikan KA Tambahan Malang–Jakarta Dukung Mobilitas Wisata

Duet Rodri dan Fabián Ruiz kembali menjadi pengatur tempo permainan, sementara lini belakang yang dikomandoi Aymeric Laporte tampil solid meredam setiap ancaman dari Kylian Mbappé dan kolega.

Keberhasilan Spanyol juga dinilai tak lepas dari konsistensi federasi dalam membangun pembinaan usia muda. Regenerasi pemain berjalan mulus sehingga muncul talenta-talenta seperti Lamine Yamal, Pau Cubarsí, hingga pemain-pemain muda lainnya yang mampu beradaptasi dengan cepat di level internasional.

Sebaliknya, kekalahan ini menjadi akhir perjalanan Prancis di Piala Dunia 2026. Les Bleus gagal mengulangi penampilan impresif mereka pada fase-fase sebelumnya dan harus mengubur mimpi kembali tampil di final.

Kini Spanyol tinggal menunggu lawan di partai puncak, yakni pemenang semifinal antara Inggris dan Argentina. Siapa pun yang lolos, La Furia Roja dipastikan datang ke final dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan salah satu kandidat kuat juara dan menunjukkan bahwa mereka telah berevolusi menjadi tim yang lebih komplet dibanding era kejayaan 2010.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *