Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
02/10/2026
CITILIVE

Promoxi XIII, Harmoni Kreativitas Mahasiswa TBI FTIK UIN Malang

rifamahmudah
  • Oktober 2, 2026
  • 4 min read
Promoxi XIII, Harmoni Kreativitas Mahasiswa TBI FTIK UIN Malang

SMARTLIVE – Prestasi mahasiswa tidak selalu lahir dari ruang kelas, laboratorium, atau kompetisi akademik. Terkadang, pencapaian membanggakan juga tumbuh dari panggung seni yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengekspresikan bakat, kreativitas, dan passion yang mereka miliki. Hal tersebut kembali dibuktikan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang sukses menorehkan prestasi di bidang musik melalui ajang Musik Promoxi XIII.

Dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) KOMMUST UIN Malang tersebut, sekelompok mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) berhasil meraih Juara 2 pada kategori Band Mahasiswa. Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FTIK tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan kebahasaan, tetapi juga memiliki kemampuan yang mumpuni dalam bidang seni dan kreativitas.

Prestasi tersebut diraih oleh lima mahasiswa TBI yang tergabung dalam satu grup band, yaitu Bahrul Ulum, Zulfikar Ade Purnama, Achmad Zain, Al Jaidy Zidane, dan Siti Annisa Azzafaraniy. Melalui latihan yang konsisten, kerja sama yang solid, serta semangat untuk menampilkan performa terbaik, mereka berhasil menunjukkan kualitas musikalitas yang mampu memikat perhatian dewan juri maupun penonton.

Musik Promoxi XIII sendiri merupakan salah satu ajang seni yang cukup diminati mahasiswa UIN Malang. Kompetisi ini menghadirkan dua kategori utama, yakni Band Mahasiswa dan Solo Vocal. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai fakultas untuk menampilkan kemampuan bermusik sekaligus mengasah rasa percaya diri saat tampil di hadapan publik.

Bagi para mahasiswa TBI yang mengikuti kompetisi ini, keikutsertaan mereka bukan semata-mata untuk mengejar gelar juara. Lebih dari itu, ajang tersebut menjadi kesempatan berharga untuk menyalurkan minat dan bakat yang selama ini mereka tekuni di luar aktivitas perkuliahan. Melalui musik, mereka dapat mengekspresikan diri, membangun relasi, serta memperoleh pengalaman yang berbeda dari kegiatan akademik sehari-hari.

Baca Juga:  Gubug Baca Omah Sawah Pakis, Terus Tebar Manfaat di Tengah Pandemi

Keberhasilan meraih posisi kedua dalam kompetisi tersebut menjadi hasil dari proses panjang yang dijalani bersama. Dalam sebuah grup musik, setiap anggota memiliki peran penting yang harus dijalankan secara seimbang. Mulai dari latihan rutin, menyatukan konsep penampilan, membangun chemistry antarpersonel, hingga mengatasi berbagai tantangan selama persiapan menjadi bagian dari perjalanan yang tidak selalu mudah.

Pengalaman bermusik secara berkelompok juga memberikan banyak pelajaran berharga. Tidak hanya soal teknik memainkan alat musik atau kualitas vokal, tetapi juga tentang pentingnya komunikasi, kerja sama, kedisiplinan, dan rasa saling percaya. Setiap anggota dituntut untuk mampu mendengarkan satu sama lain, memahami peran masing-masing, dan bekerja menuju tujuan yang sama.

Nilai-nilai tersebut sejatinya memiliki relevansi yang kuat dengan kehidupan mahasiswa maupun dunia profesional di masa depan. Kemampuan bekerja dalam tim, berkomunikasi secara efektif, dan menyelesaikan tantangan bersama merupakan keterampilan yang sangat dibutuhkan di berbagai bidang pekerjaan. Karena itu, pengalaman mengikuti kompetisi musik tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga menjadi sarana pengembangan karakter yang bermanfaat dalam jangka panjang.

Atas pencapaian yang diraih, kelima mahasiswa tersebut mendapatkan penghargaan berupa piala, sertifikat, serta uang pembinaan senilai Rp200.000. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan kreativitas yang telah mereka tunjukkan selama mengikuti kompetisi.

Meski nilai penghargaan bukan menjadi tujuan utama, pengakuan tersebut tentu memberikan motivasi tambahan bagi para mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan yang mereka miliki. Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dapat menghasilkan pencapaian yang membanggakan.

Bagi Program Studi Tadris Bahasa Inggris FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, keberhasilan ini menjadi salah satu indikator bahwa mahasiswa memiliki potensi yang beragam dan dapat berkembang di berbagai bidang. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kreativitas, mengembangkan minat, dan membangun kepercayaan diri melalui berbagai aktivitas positif.

Baca Juga:  3300 Pelari Ramaikan Fun Run HUT ke-81 TNI di Rampal, Alutsista Ikut Dipamerkan

Prestasi di bidang seni musik ini semakin memperkaya deretan capaian mahasiswa TBI yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai kompetisi akademik maupun nonakademik. Kehadiran mahasiswa yang mampu berprestasi di berbagai bidang menunjukkan bahwa pengembangan diri dapat dilakukan secara seimbang antara kemampuan intelektual dan kreativitas.

Keberhasilan Bahrul Ulum dan rekan-rekannya juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengeksplorasi potensi yang dimiliki. Dunia kampus menyediakan banyak ruang untuk belajar dan berkembang, baik melalui organisasi, kompetisi, penelitian, olahraga, maupun seni. Setiap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal penting dalam membentuk pribadi yang lebih matang dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Bagi FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, pencapaian ini menjadi energi positif dalam membangun lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan mahasiswa secara menyeluruh. Kampus tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang untuk menemukan bakat, mengasah keterampilan, serta melahirkan karya-karya kreatif yang membanggakan.

Prestasi yang diraih dalam Musik Promoxi XIII membuktikan bahwa keberhasilan sering kali lahir dari keberanian untuk mencoba hal baru dan kesungguhan dalam menjalani proses. Dari ruang latihan sederhana hingga panggung kompetisi, para mahasiswa TBI telah menunjukkan bahwa kreativitas, kerja sama, dan semangat berkarya mampu menghasilkan pencapaian yang patut diapresiasi. Melalui harmoni musik yang mereka tampilkan, tersimpan pesan bahwa mahasiswa adalah generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kaya akan kreativitas dan kemampuan untuk terus berkembang di berbagai bidang kehidupan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *