Polisi Tetapkan Lima Tersangka Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam hingga Tewas di Tabanan
CITILIVE – Polres Tabanan menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang pria berinisial KD, terduga pencuri ayam aduan di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Penyidik menegaskan proses hukum masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah.
Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati mengatakan pihaknya saat ini menangani dua perkara yang saling berkaitan, yakni dugaan pencurian ayam yang melibatkan korban serta dugaan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
“Kami menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban. Penanganan kedua perkara ini dilakukan Polres Tabanan dengan dukungan Ditreskrimum Polda Bali,” ujar Bayu, Senin (27/7/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, KD sempat diamankan warga setelah diduga mencuri dua ekor ayam aduan. Polisi juga menyebut aksi korban diduga telah meresahkan masyarakat setempat. Namun demikian, Bayu menegaskan dugaan tindak pidana tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan aksi main hakim sendiri.
“Meski korban diduga melakukan pencurian, tindakan main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan dalam situasi apa pun,” tegasnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada aparat kepolisian apabila menemukan dugaan tindak pidana, tanpa melakukan tindakan kekerasan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Made Teddy Satria Permana mengungkapkan penyidik telah memeriksa sedikitnya 18 saksi dalam perkara tersebut.
“Hingga saat ini lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” kata Teddy.
Menurutnya, penyidik masih mendalami peran sejumlah pihak lain yang diduga ikut terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut. Karena itu, kemungkinan adanya penambahan tersangka masih terbuka seiring perkembangan penyidikan.
Kasus ini menjadi sorotan setelah video suasana duka di rumah korban beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, putri bungsu korban tampak menangis histeris saat jenazah ayahnya tiba di rumah duka di Desa Sidatapa, Kabupaten Buleleng.
Polisi memastikan proses penyidikan akan dilakukan secara profesional untuk mengungkap seluruh pihak yang bertanggung jawab dalam aksi pengeroyokan yang menewaskan KD.
