Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
16/10/2026
CITILIVE

Permintaan BBM Naik, Pertamina Tambah Pasokan Malang Jadi 470KL per-Hari.

rifamahmudah
  • Oktober 16, 2026
  • 2 min read
Permintaan BBM Naik, Pertamina Tambah Pasokan Malang Jadi 470KL per-Hari.

CITILIVE,MALANG – PT Pertamina Patra Niaga meningkatkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk Kota Malang dari rata-rata 340 kiloliter (KL) menjadi 470 KL per hari. Penambahan pasokan ini dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan permintaan BBM sekitar 7–8 persen di tengah antrean kendaraan di sejumlah SPBU.

Sales Branch Manager II Malang PT Pertamina Patra Niaga, Angga Y. Putra, mengatakan peningkatan pasokan tersebut merupakan langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan BBM di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat.

“Kita terus memantau stoknya. Untuk Kota Malang, pasokan yang sebelumnya rata-rata 340 KL per hari kita tingkatkan menjadi 470 KL per hari. Ini sebagai antisipasi karena permintaan naik sekitar 7 sampai 8 persen,” ujar Angga, Jumat (16/10/2026).

Menurut Angga, antrean yang terjadi tidak serta-merta menandakan kelangkaan seluruh jenis BBM. Pertamina melihat adanya pergeseran konsumsi dari Pertamax ke Pertalite, yang diduga dipengaruhi perbedaan harga kedua produk tersebut.

Harga Pertamax yang disebut berada di kisaran Rp15.000 per liter, sedangkan Pertalite Rp10.000 per liter, membuat sebagian konsumen cenderung memilih BBM yang lebih terjangkau.

“Kalau kita lihat, pompa yang nonsubsidi relatif sepi, sedangkan yang Pertalite antreannya meningkat. Ada pergeseran dari Pertamax ke Pertalite,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi antrean yang semakin panjang, Pertamina memperkuat pengawasan dan pengaturan pelayanan di SPBU. Langkah tersebut meliputi penataan antrean kendaraan atau marshalling serta pemantauan kondisi stok di lapangan.

Angga menjelaskan, kekosongan BBM untuk sementara waktu di suatu SPBU tidak selalu berarti pasokan terhenti. Kondisi tersebut dapat terjadi ketika pengiriman masih dalam perjalanan.

“Kita tetap berupaya memenuhi stok yang ada di SPBU. Kalau sementara kosong, harapannya pada hari yang sama bisa terisi kembali. Biasanya stoknya masih dalam perjalanan,” katanya.

Baca Juga:  Wali Kota Malang Tinjau Pelaksanaan UKD dan Ujian Sekolah

Pertamina, lanjut Angga, terus memantau penyaluran BBM dan berupaya memenuhi kebutuhan setiap SPBU. Ia juga mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan akibat kekhawatiran terhadap ketersediaan pasokan.

“Kita berharap tidak ada panic buying. Masyarakat juga kami imbau bijak menggunakan BBM dan tidak membeli secara berlebihan, karena stok tersedia dan setiap hari ada pengiriman,” tegasnya.

Angga menambahkan, Pertamina tidak mengarahkan konsumen untuk memilih jenis BBM tertentu. Perusahaan berfokus menjaga ketersediaan pasokan dan memastikan pelayanan di SPBU berjalan dengan baik.

Dengan penambahan pasokan tersebut, Pertamina berharap kebutuhan BBM masyarakat Kota Malang tetap terpenuhi dan antrean di SPBU dapat berangsur terkendali. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *