Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
17/10/2026
CITILIVE

HUT Ke-25 Kota Batu, Pemkot Ajak Masyarakat Tanam Pohon

rifamahmudah
  • Oktober 17, 2026
  • 5 min read
HUT Ke-25 Kota Batu, Pemkot Ajak Masyarakat Tanam Pohon

CITILIVE,BATU – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mengajak seluruh instansi, mitra kerja, serta masyarakat untuk menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Batu melalui cara yang lebih ramah lingkungan. Alih-alih mengirimkan papan bunga seperti yang lazim dilakukan dalam berbagai perayaan, masyarakat diimbau memberikan bibit atau tanaman pohon yang dapat ditanam dan dirawat untuk mendukung kelestarian lingkungan.

Imbauan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Pemkot Batu dalam mendorong perayaan hari jadi yang tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi alam. Melalui langkah sederhana ini, peringatan HUT ke-25 diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan mempertahankan identitas Kota Batu sebagai daerah yang hijau dan asri.

Pesan tersebut disampaikan secara resmi melalui akun media sosial Pemkot Batu. Dalam imbauannya, pemerintah daerah mengajak berbagai pihak untuk mengubah kebiasaan memberikan papan bunga menjadi pemberian pohon yang lebih bermanfaat bagi lingkungan. “Tanpa mengurangi rasa hormat, kami mengimbau agar ucapan selamat disampaikan dalam bentuk pohon, bukan papan bunga.

Bersama, kita wujudkan Kota Batu yang hijau dan lestari,” demikian pesan yang disampaikan Pemkot Batu.

Mengubah Tradisi Ucapan Selamat Menjadi Lebih Ramah Lingkungan

Papan bunga selama ini kerap digunakan sebagai simbol ucapan selamat dalam berbagai acara resmi, peringatan hari jadi, maupun kegiatan seremonial lainnya. Kehadirannya menjadi bentuk perhatian dan apresiasi dari pihak pengirim kepada penyelenggara acara.Namun, penggunaan papan bunga juga menyisakan persoalan lingkungan setelah kegiatan berakhir.

Material yang digunakan, seperti styrofoam, plastik, dan kayu, berpotensi menjadi sampah apabila tidak dikelola dengan baik. Banyaknya papan bunga dalam sebuah perayaan dapat menambah volume limbah yang perlu ditangani setelah acara selesai. Berbeda dengan papan bunga, bibit pohon memiliki manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Baca Juga:  Resmi Rilis First Look, Debut Film Reza Rahadian “Pangku” Gaet Dukungan Internasional dan Sorotan Emosional Kuat

Tanaman yang diberikan sebagai ucapan selamat dapat ditanam di lokasi yang sesuai, kemudian dirawat hingga tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Melalui perubahan kebiasaan tersebut, Pemkot Batu ingin menunjukkan bahwa menyampaikan apresiasi tidak harus selalu diwujudkan dalam bentuk dekorasi yang bersifat sementara.

Ucapan selamat juga dapat diberikan melalui sesuatu yang memiliki nilai guna dan berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan. Langkah ini sekaligus membuka peluang bagi instansi, mitra kerja, dan masyarakat untuk mengambil bagian dalam upaya penghijauan melalui tindakan sederhana yang mudah dilakukan.

Pohon untuk Mendukung Kota Batu yang Hijau dan Asri

Pemberian bibit pohon sebagai pengganti papan bunga memiliki sejumlah manfaat bagi lingkungan. Salah satunya adalah membantu meningkatkan kualitas udara melalui kemampuan tanaman menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen. Keberadaan pohon juga dapat memberikan keteduhan, mengurangi paparan panas, serta memperindah lingkungan perkotaan.

Selain itu, penanaman pohon berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Vegetasi yang tumbuh dengan baik dapat menjadi bagian dari habitat berbagai jenis makhluk hidup sekaligus membantu menjaga kondisi tanah dan mendukung tata kelola air di lingkungan sekitarnya.

Bagi Kota Batu, yang dikenal dengan suasana sejuk serta bentang alamnya yang menarik, upaya menjaga ruang hijau menjadi bagian penting dalam mempertahankan kualitas lingkungan. Pertumbuhan kawasan perkotaan dan aktivitas masyarakat perlu diimbangi dengan kepedulian terhadap kelestarian alam agar karakter kota tetap terjaga.Karena itu, imbauan untuk memberikan pohon pada peringatan hari jadi tidak sekadar berkaitan dengan pengurangan sampah.

Langkah tersebut juga membawa pesan mengenai pentingnya menanamkan kebiasaan yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Meski demikian, manfaat pemberian pohon akan lebih optimal apabila bibit yang dipilih sesuai dengan kondisi lingkungan dan ditanam di lokasi yang tepat. Perawatan setelah penanaman juga diperlukan agar pohon dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai, Harapkan ASN Tingkatkan Kinerja di Tahun 2024

Peringatan Hari Jadi sebagai Momentum Kepedulian Bersama

Memasuki usia ke-25, Kota Batu tidak hanya merayakan perjalanan pembangunan dan pencapaiannya, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memperkuat komitmen terhadap masa depan lingkungan. Imbauan Pemkot Batu ini menjadi ajakan agar peringatan hari jadi dapat diisi dengan kegiatan yang membawa dampak positif bagi masyarakat dan alam. Partisipasi dari berbagai pihak menjadi unsur penting dalam mewujudkan tujuan tersebut. Instansi pemerintah, lembaga, mitra kerja, pelaku usaha, hingga masyarakat dapat berkontribusi melalui pemberian bibit pohon yang kemudian ditanam dan dirawat secara bertanggung jawab.

Apabila dilakukan secara konsisten, kebiasaan ini berpotensi menjadi budaya baru dalam berbagai perayaan dan kegiatan seremonial. Tradisi mengirimkan ucapan selamat pun dapat berkembang menjadi gerakan sederhana yang mendukung penghijauan sekaligus mengurangi penggunaan material yang berpotensi menjadi sampah. Lebih jauh, inisiatif tersebut dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Pesan yang disampaikan melalui pemberian pohon tidak berhenti pada ucapan selamat, tetapi juga mengandung harapan agar lingkungan tetap terjaga untuk generasi berikutnya.

Menghadirkan Warisan Hijau bagi Generasi Mendatang

Melalui imbauan ini, Pemkot Batu berharap peringatan HUT ke-25 dapat menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga alam. Setiap pohon yang ditanam diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam mendukung lingkungan yang lebih sehat, nyaman, dan berkelanjutan. Perubahan dari papan bunga menjadi bibit pohon mungkin terlihat sederhana. Namun, jika dilakukan bersama-sama, langkah tersebut dapat menjadi simbol perubahan cara pandang masyarakat dalam merayakan sebuah peristiwa penting.

Perayaan hari jadi pun tidak hanya meninggalkan kenangan melalui rangkaian acara, tetapi juga dapat menghadirkan manfaat yang terus tumbuh seiring waktu. Pohon yang ditanam dan dirawat hari ini berpotensi menjadi sumber keteduhan, memperindah lingkungan, serta mendukung keseimbangan ekosistem pada masa mendatang. Semangat inilah yang ingin dibangun melalui peringatan HUT ke-25 Kota Batu, yakni menjadikan setiap ucapan selamat sebagai bentuk kepedulian terhadap alam. Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, cita-cita mewujudkan Kota Batu yang hijau, asri, dan lestari diharapkan dapat terus diwujudkan demi kualitas hidup yang lebih baik bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *