Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
29/10/2026
CITILIVE

Ekonomi Kota Batu Tumbuh 5,76 Persen, Kemiskinan Turun Tipis

Shinta lubis
  • Oktober 29, 2026
  • 2 min read
Ekonomi Kota Batu Tumbuh 5,76 Persen, Kemiskinan Turun Tipis

CITILIVE— Ekonomi Kota Batu tumbuh 5,76 persen pada Triwulan II 2026. Namun, pertumbuhan tersebut belum diikuti penurunan angka kemiskinan secara signifikan, yang tercatat sebesar 2,84 persen pada 2026, turun tipis dibandingkan 2,86 persen pada 2025.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu tersebut dipaparkan Kepala BPS Kota Batu Herlina Prasetyowati Sambodo kepada jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Batu.

Berdasarkan data BPS, sektor jasa mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 9,17 persen, disusul perdagangan sebesar 7,10 persen dan pertanian sebesar 3,44 persen.

Pertumbuhan sektor jasa dan perdagangan didorong meningkatnya aktivitas pariwisata, terutama selama libur sekolah. Peningkatan kunjungan wisatawan turut menggerakkan usaha akomodasi, kuliner, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Meski demikian, penurunan angka kemiskinan masih terbatas. Persentase kemiskinan Kota Batu pada 2026 tercatat 2,84 persen, dibandingkan 2,86 persen pada tahun sebelumnya.

Angka tersebut menjadi yang terendah di Jawa Timur berdasarkan data yang dipaparkan. Sebagai perbandingan, tingkat kemiskinan Provinsi Jawa Timur tercatat 9,06 persen, sedangkan Kota Surabaya sebesar 3,56 persen.

“Pertumbuhan di sektor-sektor unggulan membuka peluang ekonomi daerah, sementara penurunan angka kemiskinan menjadi indikator positif dalam proses pembangunan,” ujar Herlina, Kamis (29/10).

Menanggapi data tersebut, Wali Kota Batu Nurochman meminta jajarannya tidak berpuas diri dengan capaian pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan pertumbuhan sektor unggulan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya penguatan UMKM dan pariwisata yang disertai program penanggulangan kemiskinan secara tepat sasaran.

“Capaian pertumbuhan ekonomi ini harus kita jadikan modal untuk memperkuat pembangunan yang benar-benar berorientasi pada kesejahteraan. Penguatan UMKM dan pariwisata perlu berjalan seiring dengan penanggulangan kemiskinan yang tepat sasaran agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Nurochman.

Baca Juga:  Kunjungan ke Gunung Bromo semakin Tinggi setelah Libur Lebaran

Nurochman juga menyoroti perlunya menjaga keberlanjutan sektor pertanian agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya bertumpu pada pariwisata dan perdagangan. Pemerintah daerah, lanjutnya, perlu memperkuat integrasi bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk menekan angka kemiskinan.

Pemkot Batu diharapkan dapat mengoptimalkan pertumbuhan sektor unggulan sekaligus memperluas manfaat pembangunan agar peningkatan aktivitas ekonomi berdampak pada kesejahteraan masyarakat.