Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
27/06/2026
POPULER

Dekan FISIP UB Tekankan Mahasiswa Belajar dari Masyarakat, 1140 Peserta Bakti Desa Diterjunkan ke Tiga Daerah

rifamahmudah
  • Juni 27, 2026
  • 2 min read
Dekan FISIP UB Tekankan Mahasiswa Belajar dari Masyarakat, 1140 Peserta Bakti Desa Diterjunkan ke Tiga Daerah

SMARTLIVE,MALANG – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) resmi memberangkatkan 1.140 mahasiswa dalam program FISIP Bakti Desa 2026. Para mahasiswa diterjunkan ke sejumlah desa di Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, hingga Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, untuk menjalankan program pemberdayaan masyarakat sekaligus pembelajaran lapangan.

Dekan FISIP UB, Dr. Ahmad Imron Rozuli, S.E., M.Si., menegaskan mahasiswa harus memanfaatkan program tersebut sebagai ruang belajar bersama masyarakat, bukan datang dengan sikap merasa paling mengetahui.

“Mahasiswa hadir di desa bukan untuk menggurui masyarakat, tetapi belajar bersama, memahami dinamika kehidupan warga, mengenali potensi desa, sekaligus mencari solusi bersama bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya saat Pelepasan FISIP Bakti Desa 2026, Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, pengalaman hidup di tengah masyarakat menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebelum lulus dari perguruan tinggi. Selain mengasah kemampuan akademik, mahasiswa juga dituntut memiliki kepemimpinan, kepedulian sosial, kemampuan bekerja sama, serta jiwa sociopreneur yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

Program FISIP Bakti Desa 2026 berlangsung mulai 26 Juni hingga 1 Juli 2026 dengan melibatkan 1.122 mahasiswa FISIP UB angkatan 2024 serta mahasiswa internasional dari sejumlah perguruan tinggi mitra, yakni Adam Mickiewicz University Polandia, Central China Normal University Tiongkok, Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Universiti Putra Malaysia (UPM), dan University of Science and Technology of Southern Philippines.

Selain mahasiswa internasional, kegiatan tersebut juga didampingi sekitar 11 dosen asing yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program di lapangan.

Ahmad Imron menjelaskan, kolaborasi internasional tersebut menjadi bagian dari upaya FISIP UB memperkuat jejaring global sekaligus mendorong implementasi program pengabdian masyarakat yang selaras dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs).

Baca Juga:  Tutorial Membuat Foto Profesi Dengan Fitur AI

Berbagai program yang dijalankan mahasiswa akan difokuskan pada pengembangan desa wisata, pemberdayaan masyarakat, penguatan potensi ekonomi lokal, hingga penyelesaian persoalan sosial sesuai karakteristik masing-masing wilayah.

Ia berharap seluruh peserta menjaga kekompakan selama menjalankan pengabdian di desa serta mampu membangun kolaborasi yang baik dengan masyarakat maupun pemerintah setempat.

“Jadilah tim yang solid, saling membantu, saling menghargai, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Keberhasilan program ini bukan hanya diukur dari kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *