Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
25/06/2026
CITILIVE

FITK UIN Malang Jalani Audit ISO 9001 dan ISO 21001, Perkuat Mutu Pendidikan Berstandar Internasional

Shinta lubis
  • Juni 18, 2026
  • 3 min read
FITK UIN Malang Jalani Audit ISO 9001 dan ISO 21001, Perkuat Mutu Pendidikan Berstandar Internasional

SMARTLIVE – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pendidikan yang unggul, profesional, dan berstandar internasional melalui pelaksanaan 2nd Surveillance Audit ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018. Audit yang digelar pada Jumat (19/6) ini menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan untuk memastikan efektivitas sistem manajemen mutu serta sistem manajemen organisasi pendidikan di lingkungan fakultas.

Rangkaian audit sebenarnya telah dimulai sejak Kamis (18/6) melalui agenda pembukaan dan dialog bersama pimpinan universitas di Gedung Rektorat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam kegiatan tersebut, audit menghadirkan dua auditor profesional, yakni Sholichin Agung Darmawan dan M. Rahardian Firmansyah, yang melakukan penilaian menyeluruh terhadap implementasi standar mutu di berbagai unit kerja.

Pelaksanaan audit di tingkat fakultas berlangsung di ruang meeting FITK dan dihadiri jajaran pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, Kepala Bagian Tata Usaha, hingga ketua dan sekretaris unit di lingkungan FITK. Kehadiran seluruh unsur pimpinan itu mencerminkan keseriusan fakultas dalam menjaga kualitas layanan akademik, tata kelola organisasi, serta penguatan budaya mutu secara berkelanjutan.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FITK, Dr. Muh. Yunus, M.Si, saat membuka kegiatan mengajak seluruh peserta menjadikan audit sebagai momentum refleksi sekaligus penguatan kualitas kelembagaan. Dalam paparannya, ia juga menyampaikan sejumlah capaian strategis fakultas yang menunjukkan semakin kuatnya orientasi internasional dan transformasi digital FITK.

Salah satu capaian yang disorot ialah keberangkatan 38 mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Internasional selama satu bulan di empat sekolah di Malaysia. Program tersebut dinilai menjadi bukti nyata komitmen fakultas dalam memperluas pengalaman global mahasiswa sekaligus memperkuat jejaring pendidikan lintas negara.

Baca Juga:  Pascasarjana UIN Maliki Malang Lakukan Orientasi Bagi Mahasiswa, Ini Tujuannya

Di sisi lain, seluruh program studi di lingkungan FITK juga terus mengembangkan sistem layanan akademik berbasis digital melalui platform Empatik. Sistem ini dirancang untuk memudahkan proses administrasi, monitoring akademik, hingga pelayanan mahasiswa secara lebih efektif dan terintegrasi. Upaya peningkatan mutu itu turut diperkuat melalui forum Dialog Kinerja yang digelar setiap Rabu sebagai sarana evaluasi pembelajaran dan pelayanan akademik di tingkat program studi.

Pada sesi audit, auditor M. Rahardian Firmansyah menegaskan bahwa standar ISO untuk sektor pendidikan kini berkembang signifikan seiring dinamika dunia pendidikan global. Menurutnya, ada tiga aspek utama yang menjadi perhatian dalam implementasi sistem manajemen pendidikan modern, yakni inklusivitas mahasiswa, keamanan data, dan digitalisasi pembelajaran pascapandemi COVID-19.

Dalam aspek inklusivitas, institusi pendidikan dituntut memastikan seluruh layanan akademik, kurikulum, sistem penilaian, dan fasilitas pendidikan dapat diakses secara setara oleh seluruh mahasiswa, termasuk mahasiswa penyandang disabilitas. Pendekatan ini menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang adil, ramah, dan memberi kesempatan yang sama bagi seluruh peserta didik untuk berkembang.

Sementara pada aspek keamanan data, auditor menekankan pentingnya perlindungan terhadap informasi strategis institusi, mulai dari data akademik, data keuangan, hingga data pribadi mahasiswa. Perguruan tinggi, menurutnya, perlu melakukan identifikasi risiko, menerapkan sistem pengamanan yang memadai, serta membatasi akses informasi hanya kepada pihak yang memiliki kewenangan sesuai tugas dan tanggung jawabnya.

Aspek ketiga yang turut menjadi perhatian adalah penguatan digitalisasi pembelajaran. Transformasi digital, kata Rahardian, tidak cukup berhenti pada pengembangan sistem pembelajaran daring atau Learning Management System (LMS), tetapi juga harus disertai monitoring dan evaluasi berkelanjutan agar efektivitas, kualitas, serta dampaknya terhadap proses pembelajaran dapat terukur dengan baik. Pelaksanaan 2nd Surveillance Audit ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018 ini menjadi langkah strategis

Baca Juga:  Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Malang,Kenal Bandar dari Medsos
FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

dalam menjaga konsistensi implementasi standar mutu internasional sekaligus memperkuat budaya continuous improvement. Audit tidak hanya dipandang sebagai proses penilaian, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran organisasi agar mampu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tuntutan global, dan kebutuhan para pemangku kepentingan.

optimistis dapat semakin memperkuat posisinya sebagai fakultas pendidikan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing internasional, sekaligus menghadirkan layanan pendidikan terbaik bagi mahasiswa dan masyarakat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *