NewDaftar / Login NetwriterDAFTAR
02/10/2022
UPDATEKOTA

Gandeng Universiti Tun Hussein Onn

  • September 26, 2020
  • 2 min read
Gandeng Universiti Tun Hussein Onn

malangpost.id– Menuju perguruan tinggi terakreditasi internasional merupakan salah satu tujuan yang digadang-gadang semua perguruan tinggi (PT). Tak terkecuali perguruan tinggi swasta (PTS). Universitas Widyagama Malang salah satunya yang lagi bersiap. Mulai kurikulum hingga dosen serta program kemitraan mulai diperhitungkan.

Dr. Ir. Fachrudin, MT, Wakil Rektor 1 Universitas Widyagama menyatakan bahwa jajarannya telah melakukan lokakarya dan persiapan kurikulum baru. Terutama bagi Fakultas Teknik yang memiliki 6 program studi (prodi). Yaitu, Teknik Mesin, Sipil, Elektro, Industri, Teknik Informatika, dan D3 Vokasi Otomotif.

“Akan ada peningkatan kualitas dengan adanya kelas double degree,” jelas Fachrudin.

Dr. Ir. Fachrudin, MT, Wakil Rektor 1 Universitas Widyagama Malang

Tak hanya itu, kegiatan kerjasama pun telah dijalin dengan beberapa universitas yang ada di luar negeri. Riset juga metode pembelajaran di lapangan sudah dipersiapkan bersama. Salah satunya Universiti Tun Hussein Onn Malaysia.

“Kegiatan internasional telah kami laksanakan. Kami sudah mempersiapkan Fakultas Teknik untuk diajukan akreditasinya. Fakultas Teknik telah melakukan dengan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia dalam program pertukaran pelajar dan kegiatan riset,” jelas pria berkacamata itu.

Disisi lain, Fakultas Ekonomi mulai mempersiapkan diri dengan mengadakan kerja sama dengan universitas yang ada di Thailand. Program pasca-sarjana juga berbenah dalam kurikulumnya agar memenuhi standar internasional. Tenaga pengajar menjadi salah satu konsen dalam pembenahan mutu.

“Untuk saat ini memang belum ada guru besar. Tetapi kami memiliki 4 orang dari asosiasi profesor. Itupun masih dipersiapkan untuk melaju dalam akreditasi internasional,” jelasnya.

Hal yang memang perlu dilakukan oleh PTS memang perbaikan kualitas dosen. Seperti dosen teknik, semuanya sudah bergelar doktor sebagai persyaratan akreditasi internasional.

“Akreditasi dikeluarkan oleh lembaga akreditasi internasional OBE (Outcome Based Education). Karena itu, perlu dilakukan perbaikan mutu dari internal,” tuturnya.(Nyk -Ekn)