Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
10/02/2026
SMARTLIVE

UM Perkuat Budaya Riset dan Publikasi Lewat Workshop LPPM

rifamahmudah
  • Februari 9, 2026
  • 2 min read
UM Perkuat Budaya Riset dan Publikasi Lewat Workshop LPPM

SMARTLIVE – Universitas Negeri Malang (UM) memperkuat komitmen pengembangan budaya riset dan pengabdian kepada masyarakat melalui workshop Mencipta, Mengabdi, dan Mempublikasikan yang digelar Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM, Kamis (5/2/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Perpustakaan UM dan diikuti ratusan sivitas akademika.

Workshop tersebut diikuti 127 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini juga dihadiri peserta dari Universitas Negeri Makassar (UNM), menunjukkan tingginya minat penguatan kapasitas publikasi akademik lintas perguruan tinggi.

Ketua Pelaksana Workshop, Fuad Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan ini dirancang untuk mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat dan publikasi ilmiah.

“Masih banyak karya penelitian dan pengabdian yang berkualitas, tetapi belum tersampaikan secara luas. Workshop ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran sekaligus kualitas publikasi sivitas akademika UM,” ujar Fuad.

Sekretaris LPPM UM, Dr. Hary Suswanto, S.T., M.T., menegaskan publikasi karya ilmiah memerlukan strategi penyampaian yang matang agar pesan yang dihasilkan memiliki nilai dan dampak yang kuat.

“Mempublikasikan tidak cukup hanya menyebarkan hasil karya. Perlu proses perumusan, desain pesan, dan penulisan yang baik agar publikasi memiliki kekuatan dan nilai,” katanya.

Workshop menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang. Jurnalis Tugu Jatim, Fajrus Sidiq, memaparkan teknik penulisan berita untuk media massa. Sementara itu, Pewarta Foto Indonesia (PFI) melalui Fully Syafi membahas visual storytelling menggunakan metode EDFAT (Entire, Detail, Frame, Angle, Time), termasuk praktik fotografi berbasis ponsel.

Narasumber lain, Abdul Rahman Prasetyo, S.Pd., M.Pd., dari LPPM UM, menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan kolaborasi lintas pihak agar proposal pengabdian benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *