UM Luncurkan Website Konseling Nasional untuk Ibu Anak Disabilitas di Peringatan Hari Penyakit Langka 2026
SMARTLIVE — Universitas Negeri Malang (UM) meluncurkan website nasional morecommunity.or.id sebagai pusat informasi dan layanan konseling virtual bagi ibu dengan anak penyandang disabilitas dan penyakit langka. Peluncuran ini menjadi puncak kegiatan UM x More Community: Langka(h) Kecil 2026 yang digelar di Ruang Konferensi GKB A19 Lantai 9 dan diikuti 150 peserta se-Malang Raya.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Penyakit Langka Nasional 2026 sekaligus wujud komitmen UM dalam membangun kampus inklusif dan responsif terhadap isu disabilitas.
More Community sendiri merupakan komunitas nasional yang mewadahi para ibu dengan anak penyandang disabilitas dan pengidap penyakit langka. Rangkaian acara diisi dengan talkshow, gelar karya anak berkebutuhan khusus, serta berbagai penampilan kreatif seperti tari nusantara, ABD Choir, cipta baca puisi, dan pertunjukan lainnya.
Namun, fokus utama kegiatan adalah peluncuran website resmi More Community yang merupakan hasil penelitian tim dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UM dan dihibahkan kepada komunitas tersebut.
Dr. Deka Dyah Utami, M.Pd., dosen Teknologi Pendidikan UM sekaligus PIC kegiatan, menjelaskan bahwa platform ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata para ibu yang kerap menghadapi tekanan psikologis.
“Website ini lahir dari permasalahan psikologis yang banyak dialami ibu, mulai dari proses penerimaan hingga menghadapi tantangan sehari-hari,” ujarnya.
Website tersebut menyediakan informasi sekolah inklusif, SLB, dokter, serta terapis di berbagai daerah. Selain itu, tersedia layanan konseling virtual berbasis expert AI yang dapat diakses secara daring.
Apabila permasalahan dinilai kompleks, sistem akan mengarahkan pengguna untuk berkonsultasi dengan psikolog profesional yang telah bekerja sama dengan komunitas.
Melalui inisiatif ini, UM menegaskan peran perguruan tinggi tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga agen solusi sosial berbasis riset dan teknologi, khususnya dalam mendukung keluarga dengan anak disabilitas dan penyakit langka di Indonesia. (Shin)
