UM Lantik 11 Pejabat Baru, Perkuat Tata Kelola dan Mutu Akademik
SMARTLIVE – Universitas Negeri Malang (UM) melantik 11 pejabat baru untuk memperkuat tata kelola dan peningkatan mutu akademik kampus, Senin (2/3/2026). Pelantikan digelar di Aula Graha Rektorat Lantai 9 dan dihadiri jajaran pimpinan universitas.
Rektor UM, Hariyono, menegaskan penguatan manajemen berbasis disiplin tata kelola dan parameter kinerja objektif menjadi kunci percepatan pengembangan kampus.
“Dalam menjalankan dan menyukseskan tata kelola kampus diperlukan kerja sama tim, tertib administrasi, dan integritas,” ujar Hariyono dalam sambutannya.
Daftar Pejabat yang Dilantik
Sejumlah pejabat yang dilantik di antaranya:
• Prof. Dr.Eng. Ir. Siti Sendari, S.T., M.T. sebagai Direktur Kemahasiswaan dan Alumni
• Dr. Ir. Triyanna Widiyaningtyas, M.T. sebagai Wakil Dekan I Fakultas Teknik
• Ninik Setiyowati, S.Psi., M.Psi., Ph.D. sebagai Ketua Prodi S2 Psikologi, merangkap Ketua Prodi S3 Psikologi Pendidikan dan Ketua Departemen Psikologi Fakultas Psikologi
• Dr. Anjarie Dharmastuti, S.Psi., M.Sc. sebagai Ketua Prodi S1 Psikologi
• Dr. M. Kharis, S.Pd., M.Hum. sebagai Ketua Prodi S2 Pendidikan Bahasa Jerman
• Yogi Dwi Satrio, S.Pd., M.Pd., Ph.D., CPRM sebagai Kepala Subdirektorat Perencanaan
• Dr. Tomi Listiawan, S.Si., M.Pd. sebagai Kepala Subdirektorat Data dan Informasi
• Nurul Hidayat, S.Si., M.Si., Ph.D. sebagai Kepala Subdirektorat Pemeringkatan
• Ifa Nursanti, S.AP. sebagai Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama
• Dr. Rully Aprilia Zandra, S.Pd., M.Pd., M.Sn. sebagai Kepala Subdirektorat Minat, Bakat, dan Penalaran
• Dr. Citra Kurniawan, S.T., M.M. sebagai Kepala Divisi Pusat Unggulan IPTEKS Disruptive Learning Innovation (DLI)
Tekankan Koordinasi Lintas Bidang
Dalam arahannya, Rektor menyoroti pentingnya koordinasi lintas bidang guna mencegah hambatan eksekusi kebijakan. “Hambatan sering terjadi karena kurangnya koordinasi. Bidang 1, Bidang 2, dan Bidang 3 harus konsisten berkoordinasi sejak pembahasan hingga realisasi,” tegasnya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya budaya organisasi yang menjunjung etika dan penghargaan berbasis kinerja. Pegawai yang telah menuntaskan tanggung jawab diminta untuk diapresiasi secara adil, sementara yang tertinggal perlu mendapat pendampingan agar termotivasi meningkatkan kualitas kerja.
Pelantikan ditutup dengan prosesi ramah tamah. Manajemen UM berharap restrukturisasi ini mampu meningkatkan kontribusi institusi di tingkat nasional hingga internasional. (Shin)
