Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
21/02/2026
SMARTLIVE

UIN Malang Bekali 200 Pengawas, 7998 Peserta Ikuti UP PPG Batch IV

rifamahmudah
  • Februari 21, 2026
  • 2 min read
UIN Malang Bekali 200 Pengawas, 7998 Peserta Ikuti UP PPG Batch IV

SMARTLIVE – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan komitmennya dalam mencetak guru profesional melalui pembekalan panitia dan pengawas Uji Pengetahuan Pendidikan Profesi Guru (UP PPG) Batch IV.

Kegiatan yang digelar Jumat (20/2/2026) di Regent’s Park Hotel Malang tersebut menjadi langkah persiapan strategis untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan tertib, jujur, dan sesuai standar nasional.

Pembekalan dipimpin langsung Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Muhammad Walid, selaku penanggung jawab program. Hadir pula Wakil Rektor Bidang Akademik Basri serta Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) Zainal Habib.

Dalam arahannya, pimpinan menyampaikan jumlah peserta UP PPG Batch IV di Tempat Uji Kompetensi (TUK) UIN Maliki Malang mencapai 7.998 orang. Sebanyak 200 pengawas diterjunkan untuk mengawal pelaksanaan ujian.

“UP PPG bukan sekadar agenda rutin. Ini adalah pintu lahirnya guru bersertifikat pendidik yang berintegritas. Kami minta pengawas lebih teliti, disiplin, dan berkomitmen menjaga kejujuran sebagai kunci utama,” tegasnya.

Tekankan Transformasi PPG Dalam Jabatan

Selain aspek teknis ujian, pembekalan juga memuat arah kebijakan terbaru PPG Dalam Jabatan Transformasi Batch IV Tahun 2025. Materi disampaikan Direktur Pendidikan Agama Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, M. Munir.

Ia menegaskan bahwa PPG transformatif tidak lagi hanya menekankan penguasaan materi ajar. Guru dituntut adaptif terhadap perkembangan zaman, menguatkan literasi digital, serta mampu membangun karakter peserta didik.

Menurutnya, transformasi ini penting mengingat masih terdapat ribuan guru yang belum tersertifikasi dan membutuhkan skema kebijakan yang lebih efektif dan efisien.

Antisipasi Kendala Teknis dan Pelanggaran

Dalam forum tersebut, panitia juga membahas sejumlah potensi kendala, mulai dari gangguan jaringan internet, pemadaman listrik, perangkat ujian bermasalah, hingga potensi pelanggaran seperti praktik joki.

Baca Juga:  Perkembangan Prodi Baru UIN Malang Menunjukkan Optimisme

Panitia diminta bersikap tegas dalam pengawasan, namun tetap bijak apabila peserta menghadapi kendala teknis yang dapat diverifikasi.

Sesi teknis turut menghadirkan dua penyelia nasional, yakni Jumarim dari UIN Mataram dan Mujahid dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Keduanya memaparkan alur pelaksanaan ujian, standar operasional pengawasan, serta mekanisme pelaporan jika terjadi kondisi darurat di lapangan.

Diskusi berlangsung aktif dengan sejumlah pertanyaan terkait prosedur pengawasan dan koordinasi antar panitia. Melalui pembekalan ini, UIN Malang menargetkan pelaksanaan UP PPG Batch IV berjalan tertib, transparan, dan akuntabel, sekaligus menghasilkan guru bersertifikat yang profesional dan berintegritas.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *