Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
15/02/2026
SMARTLIVE

Prof Ilfi Nur Diana Resmi Jabat Rektor UIN Malang 2025–2029

rifamahmudah
  • Juli 31, 2025
  • 2 min read
Prof Ilfi Nur Diana Resmi Jabat Rektor UIN Malang 2025–2029

SMARTLIVE – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi memiliki rektor baru. Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si dilantik oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, sebagai Rektor UIN Maliki Malang masa jabatan 2025–2029. Pelantikan berlangsung di Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta, Kamis (31/7/2025).

Prof. Ilfi menjadi salah satu dari lima pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) yang dilantik dalam kesempatan tersebut. Pelantikan turut disaksikan oleh Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin dan Inspektur Jenderal Khairunnas.

Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin menegaskan bahwa jabatan rektor bukan sekadar prestasi pribadi, melainkan amanah besar untuk memajukan institusi pendidikan secara akademik, etis, dan spiritual.

“Jabatan rektor bukan berarti yang terbaik secara mutlak, tetapi karena memenuhi syarat formal. Karena itu, rektor harus semakin tawadhu dan memperkuat atmosfer akademik,” ujar Menag.

Ia juga meminta para pimpinan baru, termasuk Prof. Ilfi, untuk menghadirkan perubahan nyata dalam 100 hari pertama masa kepemimpinan.

“Saya mohon betul, dalam 100 hari pertama, hadirkan kejutan. Kalau bisa, buat perubahan yang nyata,” tambahnya.

Akademisi Senior dengan Rekam Jejak Kepemimpinan

Prof. Ilfi Nur Diana dikenal sebagai akademisi senior UIN Maliki Malang yang telah lama berkontribusi dalam pengembangan kampus, khususnya dalam mendorong integrasi keilmuan berbasis nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan. Ia menggantikan Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA yang telah menyelesaikan masa jabatannya.

Pelantikan ini sekaligus menandai dimulainya babak baru kepemimpinan di UIN Maliki. Diharapkan, di bawah kepemimpinan Prof. Ilfi, kampus dapat semakin unggul dalam mencetak generasi intelektual yang kompeten secara akademik dan berkarakter kuat secara spiritual.

Menutup arahannya, Menag Nasaruddin mengingatkan pentingnya integritas dalam kepemimpinan pendidikan tinggi.

Baca Juga:  Ketua Smonagenes Paparkan Kajian Penelitian Nutrigenomik

“Jadikan kampus sebagai contoh keteladanan. Apa pun agamanya, tetaplah jadi contoh kekuatan ibadah dan moral,” pesannya. (Ab)