Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
06/10/2026
SMARTLIVE

Dua Mahasiswa Matematika FTIK UIN Malang Lolos YELP 2026

rifamahmudah
  • Oktober 5, 2026
  • 4 min read
Dua Mahasiswa Matematika FTIK UIN Malang Lolos YELP 2026

SMARTLIVE – Prestasi kembali diraih oleh mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kali ini, dua mahasiswa Program Studi Tadris Matematika, yaitu Yustika Berlian Cindy Aprillia dan Mailany Nuril Izzah, berhasil terpilih sebagai Official Delegates Youth Economic Leadership Program (YELP) 2026 yang diselenggarakan oleh BI Institute di Yogyakarta. Program yang berlangsung pada 29 September hingga 1 Oktober 2026 tersebut menjadi wadah pengembangan kapasitas generasi muda dalam bidang kepemimpinan dan ekonomi.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi FTIK UIN Malang. Di tengah tuntutan dunia pendidikan yang semakin kompleks, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam berbagai bidang strategis.

Terpilihnya Yustika dan Mailany sebagai delegasi resmi dalam program nasional tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Tadris Matematika memiliki kemampuan yang tidak terbatas pada bidang pendidikan dan numerasi, melainkan juga mampu berperan aktif dalam pengembangan kepemimpinan serta pemahaman isu-isu ekonomi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Partisipasi dalam Youth Economic Leadership Program bukan sekadar menambah daftar prestasi atau pengalaman organisasi.

Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh wawasan baru, memperluas jaringan pertemanan dan profesional, serta memahami berbagai tantangan yang akan dihadapi generasi muda di masa depan. Melalui berbagai sesi pembelajaran, diskusi, dan kegiatan interaktif, para peserta diajak untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus membangun perspektif yang lebih luas mengenai kepemimpinan dan pembangunan ekonomi.

Sebagai mahasiswa Tadris Matematika FTIK UIN Malang, Yustika dan Mailany membawa identitas kampus sekaligus semangat generasi muda yang ingin terus belajar dan berkembang. Keterlibatan mereka dalam program nasional ini menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki peluang besar untuk memperluas pengalaman di luar ruang kuliah. Pengalaman seperti ini penting karena mampu melengkapi kemampuan akademik yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan keterampilan yang dibutuhkan di dunia nyata.

Baca Juga:  FEB Unisma Laksanakan Pelepasan Calon Wisudawan dan Wisudawati, 7 Mahasiswa Jadi Lulusan Terbaik

Dalam era yang penuh perubahan, mahasiswa dituntut memiliki kompetensi yang lebih beragam. Tidak cukup hanya menguasai teori dan materi akademik, tetapi juga harus memiliki kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi secara efektif, bekerja sama dalam tim, serta menunjukkan jiwa kepemimpinan yang kuat. Selain itu, kepekaan terhadap berbagai persoalan sosial dan ekonomi juga menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan global yang semakin dinamis.

Menariknya, latar belakang pendidikan matematika justru menjadi salah satu modal penting dalam mengikuti program kepemimpinan ekonomi seperti YELP. Matematika tidak hanya berkaitan dengan angka dan rumus, tetapi juga membentuk pola pikir yang sistematis, logis, dan berbasis data. Kemampuan untuk menganalisis informasi secara cermat, memecahkan masalah secara terstruktur, serta mengambil keputusan berdasarkan fakta menjadi nilai tambah yang sangat relevan dalam dunia kepemimpinan modern.

Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang cepat, pemimpin masa depan dituntut mampu memahami berbagai informasi secara kritis dan mengambil keputusan yang rasional. Oleh karena itu, keterampilan yang diperoleh melalui pendidikan matematika memiliki hubungan yang erat dengan kebutuhan kepemimpinan di berbagai sektor, termasuk ekonomi. Kehadiran Yustika dan Mailany dalam YELP 2026 menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa dari bidang kependidikan juga memiliki peluang besar untuk berkiprah dan memberikan kontribusi dalam berbagai ruang strategis.

Capaian ini sekaligus mencerminkan komitmen FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh. Fakultas terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri, mulai dari kompetisi, konferensi, program mobilitas akademik, organisasi kemahasiswaan, hingga pelatihan kepemimpinan. Berbagai pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga adaptif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Baca Juga:  Gak Jago Coding? Tenang, Ini 5 Jenis Profesi Tanpa Harus Ngoding!

Keberhasilan Yustika dan Mailany juga membawa pesan inspiratif bagi mahasiswa lainnya. Kesempatan besar sering kali hadir bagi mereka yang berani mencoba dan keluar dari zona nyaman. Tidak ada keharusan untuk menunggu merasa sempurna sebelum mengambil peluang. Justru melalui berbagai pengalaman, seseorang dapat menemukan potensi, kemampuan, dan jaringan yang sebelumnya belum pernah disadari.

Lebih dari sekadar prestasi individu, keterlibatan Yustika Berlian Cindy Aprillia dan Mailany Nuril Izzah sebagai Official Delegates Youth Economic Leadership Program 2026 menjadi simbol semangat mahasiswa FTIK UIN Malang untuk terus berkembang dan berkontribusi di tingkat yang lebih luas. Dari Yogyakarta, keduanya membawa pulang pengalaman berharga, wawasan baru, serta inspirasi yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perjalanan akademik mereka maupun lingkungan kampus. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Tadris Matematika tidak hanya mampu berprestasi di bidang akademik, tetapi juga siap menjadi bagian dari generasi muda yang aktif mengambil peran dalam membangun masa depan bangsa melalui kepemimpinan, kolaborasi, dan pemikiran yang visioner. Dengan semangat tersebut, FTIK UIN Malang terus melahirkan mahasiswa yang siap menjawab tantangan zaman sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *