NewDaftar / Login NetwriterDAFTAR
08/12/2022
KUPASEDU

142 Wisudawan Tahfizh UIN Malang diharapkan Bisa Kaitkan Al-Qur’an dengan Bidang Keilmuan

  • November 6, 2021
  • 2 min read
142 Wisudawan Tahfizh UIN Malang diharapkan Bisa Kaitkan Al-Qur’an dengan Bidang Keilmuan

KAMPUS, Malangpost.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Wisuda Tahfizh Al-Qur’an 2021 bagi 142 mahasiswa penghafal Al-Qur’an, Sabtu (6/11/2021).

Prosesi wisuda terlaksana secara luring terbatas bertempat di Aula HTQ UIN Malang, dan secara daring via live streaming youtube uinmlg.

Prof Dr H M Zainuddin MA, Rektor UIN Malang dalam sambutannya merinci, penghafal Al-Qur’an sampai 30 juz ada 31 mahasiswa, kemudian empat mahasiswa berhasil menghafal 25 juz, untuk yang hafal 20 juz total ada 15 mahasiswa.

Selanjutnya 14 mahasiswa berhasil menghafalkan 15 juz, 32 mahasiswa hafal 10 juz, sedangkan untuk jumlah mahasiswa penghafal Al-Qur’an 5 juz ada 46 mahasiswa.

“Semoga yang hafal lima bisa naik sampai 10, yang 10 bisa sampai 20, dan yang 20 bisa naik sampai 30 juz,” tuturnya, Sabtu (6/11/2021).

Dengan adanya mahasiswa penghafal Al-Qur’an tersebut, Prof Zainuddin mengaku haru sekaligus gembira. Mengingat para mahasiswa masih bisa menghafal Al-Qur’an, meskipun di tengah proses belajar dalam program studinya masing-masing.

“Ini prestasi yang luar biasa,” tegasnya.

Ia berharap, pendidikan menghafal Al-Qur’an ini terus terjaga dan dijalankan. Sebab bagi umat Islam, salah satu arahan dalam mendidik anak adalah dengan membaca Al-Qur’an.

Memahami makna Al-Qur’an, dan mengaitkan dengan bidang keilmuan

Selain itu, Prof Zainuddin berpesan agar para mahasiswa tidak hanya menghafal. Tetapi juga memahami makna dari Al-Qur’an itu sendiri, dan mengaitkannya dengan perspektif bidang keilmuan yang kini sedang mahasiswa tekuni.

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama UIN Malang Isroqunnajah saat memberi sambutan.

“Karena kita ini adalah universitas dengan model pembelajaran Integratif, jadi apa pun program studinya harus dikaitkan dengan Al-Qur’an dan juga Al-Hadits,” imbuh Prof Zainuddin.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama UIN Malang Isroqunnajah Mag menambahkan, selain wisuda Tahfiz Al-Qur’an. Nantinya UIN Malang juga bakal melakukan wisuda pemahaman Al-Qur’an tematik.

“Mungkin untuk kali pertama akan disesuaikan dengan minat studi, saya kira mendatang ini perlu direncanakan lebih baik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, para wisudawan tahfizh Al-Qur’an berhak mengajarkan ilmu untuk masyarakat lain. Mengingat mereka telah memperoleh sertifikasi dalam bentuk ijazah.