Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
11/03/2026
CITILIVE

Wali Kota Wahyu Hidayat Resmikan Logo HUT ke-112 Kota Malang, Simbol Ngalam Mbois Berkelas

rifamahmudah
  • Maret 11, 2026
  • 3 min read
Wali Kota Wahyu Hidayat Resmikan Logo HUT ke-112 Kota Malang, Simbol Ngalam Mbois Berkelas

CITILIVE,MALANG – Pemerintah Kota Malang resmi menetapkan logo Hari Jadi ke-112 Kota Malang melalui kolaborasi bersama komunitas desainer yang tergabung dalam Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI). Logo tersebut menjadi simbol peringatan hari jadi sekaligus representasi perjalanan sejarah dan identitas Kota Malang menuju masa depan.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa proses penetapan logo tersebut melalui tahapan diskusi dan pertimbangan yang cukup panjang antara pemerintah kota dan para desainer profesional dari ADGI.

Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk menghadirkan identitas visual yang benar-benar merepresentasikan karakter Kota Malang.

“Ini merupakan kolaborasi yang baik antara Pemerintah Kota Malang dengan ADGI dalam menetapkan logo Hari Jadi Kota Malang ke-112. Prosesnya tidak mudah dan membutuhkan waktu cukup panjang hingga akhirnya kita bisa menentukan logo yang mencerminkan identitas Kota Malang,” ujar Wahyu.

Ia menjelaskan, logo yang ditetapkan tidak sekadar menjadi elemen visual perayaan, tetapi juga mengandung filosofi yang menggambarkan perjalanan dan harapan masa depan Kota Malang. Setiap elemen desain, mulai dari garis, warna, gradasi hingga tipografi, memiliki makna yang berkaitan dengan sejarah serta arah pembangunan kota.

“Mulai dari garis, warna, degradasi hingga bentuk huruf atau font, semuanya memiliki cerita yang berkaitan dengan Kota Malang serta harapan dan visi pembangunan yang kami usung,” jelasnya.

Dalam peringatan Hari Jadi ke-112 tahun ini, Pemerintah Kota Malang mengangkat tema “Ngalam Melintas, Bergerak Tuntas, Mbois Berkelas.”

Tema tersebut menggambarkan perjalanan panjang Kota Malang dari masa ke masa. Wahyu menuturkan bahwa frasa “melintas” merepresentasikan sejarah panjang Kota Malang yang telah melalui berbagai periode, termasuk masa kolonial hingga berkembang menjadi kota modern.

Baca Juga:  Awas, La Nina Bisa Bulan Ini.

“Kota Malang memiliki perjalanan sejarah yang panjang. Dari masa kolonial hingga era sekarang, semuanya menjadi bagian dari proses perkembangan kota ini,” katanya.

Sementara itu, frasa “bergerak tuntas” mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Malang untuk terus bekerja menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan.

“Saya bersama Mas Wakil memiliki komitmen untuk menyelesaikan berbagai persoalan kota. Kita harus bergerak agar persoalan yang ada dapat diselesaikan secara tuntas,” tegasnya.

Adapun frasa “mbois berkelas” menjadi simbol harapan agar Kota Malang terus berkembang menjadi kota yang maju, berdaya saing, sekaligus tetap mempertahankan identitas lokalnya.

Wahyu menambahkan, unsur kearifan lokal juga menjadi bagian penting dalam desain logo tersebut. Hal itu terlihat dari pemilihan warna bernuansa biru, garis, hingga elemen visual yang terinspirasi dari karakter khas Kota Malang.

“Banyak unsur kearifan lokal yang dimasukkan dalam desain ini. Semua berangkat dari cerita dan identitas yang dimiliki Kota Malang,” tuturnya.

Melalui penetapan logo dan tema Hari Jadi ke-112 ini, Pemerintah Kota Malang berharap masyarakat dapat memahami perjalanan sejarah kota sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas daerah.

“Kami berharap masyarakat Kota Malang dapat memahami makna yang terkandung dalam logo dan tema ini, karena semuanya membawa harapan agar Kota Malang terus berkembang menjadi kota yang mbois dan berkelas,” pungkas Wahyu. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *