Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
13/03/2026
CITILIVE

Wali Kota Malang Soroti Banjir Informasi di Era Digital, Media Diminta Jaga Akurasi

rifamahmudah
  • Maret 13, 2026
  • 3 min read
Wali Kota Malang Soroti Banjir Informasi di Era Digital, Media Diminta Jaga Akurasi

CITILIVE – Wahyu Hidayat menyoroti pesatnya perkembangan teknologi informasi yang membuat arus penyebaran berita di masyarakat semakin cepat. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi media untuk tetap menjaga kualitas, akurasi, dan kredibilitas pemberitaan di tengah derasnya informasi digital.

Hal itu disampaikan Wali Kota Malang dalam kegiatan Media Gathering: Bincang Santai Bersama Awak Media Pos Balai Kota Malang yang digelar oleh Pemerintah Kota Malang di ruang sidang Balai Kota Malang, Jumat (13/3/2026).

Menurut Wahyu, perkembangan teknologi digital membuat penyebaran informasi saat ini berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Jika dahulu masyarakat harus menunggu hingga satu hari atau lebih untuk membaca berita, kini informasi dapat tersebar hanya dalam hitungan menit melalui berbagai platform digital.

“Kondisi sekarang berbeda dengan dulu. Perkembangan teknologi membuat informasi bergerak sangat cepat dan diterima masyarakat dari berbagai sumber, termasuk media sosial,” ujarnya.

Ia menjelaskan, di era digital media tidak hanya bersaing dengan media lain di tingkat lokal maupun nasional, tetapi juga dengan berbagai platform global serta media sosial yang mampu menyebarkan informasi secara instan.

Akibatnya, masyarakat kerap menerima informasi dari berbagai sumber yang belum tentu terverifikasi kebenarannya.

“Sekarang media harus bersaing bukan hanya dengan media lain di Indonesia, tetapi juga dengan media dunia dan media sosial. Banyak informasi beredar, tetapi tidak semuanya jelas sumbernya atau dapat dipastikan kebenarannya,” jelasnya.

Karena itu, Wahyu menegaskan pentingnya peran media profesional dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, media yang kredibel memiliki struktur redaksi yang jelas, wartawan yang kompeten, serta standar operasional prosedur (SOP) dalam proses verifikasi informasi.

Baca Juga:  Jarik MaSiti, Metode Belajar Menarik Bersama Siswa Istimewa

“Media yang baik bukan sekadar menulis berita, tetapi juga memiliki data yang jelas, sumber yang akurat, serta proses verifikasi yang kuat. Itu yang membedakan media profesional dengan informasi yang hanya beredar di media sosial,” katanya.

Selain itu, Pemkot Malang juga mendorong peningkatan literasi media di tengah masyarakat agar publik semakin bijak dalam menyaring informasi yang beredar.

Dengan literasi media yang baik, masyarakat diharapkan mampu membedakan antara berita yang memiliki sumber jelas dan informasi yang belum terverifikasi.

Dalam kesempatan tersebut, Wahyu juga menyampaikan bahwa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Ali Muthohirin telah berjalan lebih dari satu tahun. Selama periode tersebut, berbagai program pembangunan dan pelayanan publik terus dijalankan oleh Pemerintah Kota Malang.

Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat dan insan pers guna menyerap aspirasi sekaligus melakukan evaluasi terhadap program pembangunan.

“Kami selalu membuka ruang komunikasi dengan masyarakat dan media. Aspirasi yang masuk akan menjadi bahan evaluasi agar program pemerintah semakin sesuai dengan harapan warga,” pungkasnya. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *