Wali Kota Malang Hadiri Haul Ponpes Miftahul Huda, Tegaskan Peran Pesantren Cetak Generasi Berkarakter
CITILIVE,MALANG – Wahyu Hidayat menghadiri peringatan Haul ke-56 KH Muhammad Yahya dan KH Ahmad Dimyati Ayatullah Yahya di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Minggu (12/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa haul bukan sekadar tradisi keagamaan, tetapi momentum strategis untuk memperkuat nilai keteladanan ulama sekaligus memperkokoh peran pesantren dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Haul ini bukan hanya mendoakan para ulama, tetapi juga meneladani perjuangan dan keikhlasan mereka dalam membangun umat,” tegas Wahyu.
Ia menekankan, pesantren memiliki posisi vital dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, religius, dan adaptif menghadapi tantangan zaman.
“Pesantren harus tetap menjadi pilar utama dalam membangun SDM berakhlak dan berdaya saing,” ujarnya.
Istiqomah Jadi Kunci

Dalam tausiyahnya, KH Lutfi Hakim menegaskan pentingnya istiqomah sebagai fondasi kehidupan seorang Muslim.
“Al-istiqomatu khairun min alfi karomah. Konsistensi dalam kebaikan lebih utama daripada mengejar karomah,” ungkapnya. Ia mencontohkan sosok KH Muhammad Yahya yang dikenal istiqomah dalam ibadah dan pengabdian tanpa mengejar popularitas maupun keistimewaan.
Ratusan Jamaah Hadir

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan jamaah, santri, serta tokoh agama. Selain sebagai ajang doa bersama, haul juga menjadi ruang memperkuat silaturahmi dan nilai spiritual masyarakat. Momentum ini sekaligus menegaskan peran pesantren sebagai pusat pendidikan karakter di tengah dinamika sosial modern. (Shin)
