Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
17/02/2026
CITILIVE

Wali Kota Batu Nurochman Pimpin PSN Serentak di Sisir, Antisipasi Lonjakan Kasus DBD 2026

rifamahmudah
  • Februari 17, 2026
  • 2 min read
Wali Kota Batu Nurochman Pimpin PSN Serentak di Sisir, Antisipasi Lonjakan Kasus DBD 2026

CITILIVE — Wali Kota Batu Nurochman memimpin langsung kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serentak di Kelurahan Sisir, Kota Batu, Minggu (15/2/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) pada awal tahun 2026.

Kegiatan PSN dipusatkan di wilayah RW 9, RW 10, dan RW 12 Kelurahan Sisir. Wali Kota bersama jajaran Dinas Kesehatan Kota Batu dan Tim Penggerak PKK turun langsung menyisir permukiman warga untuk memeriksa potensi genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

Dalam kesempatan tersebut, Nurochman menegaskan bahwa fogging atau pengasapan bukan solusi utama dalam penanganan DBD. Ia menekankan pentingnya penerapan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air, ditambah langkah pencegahan lainnya.

“PSN harus menjadi gerakan rutin masyarakat. Jangan menunggu muncul kasus baru. Kuncinya ada pada kesadaran menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Nurochman.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Batu, sepanjang 2025 tercatat 169 kasus DBD. Meski angka tersebut menunjukkan tren yang terkendali dibanding periode sebelumnya, pemerintah daerah tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat musim hujan berpotensi meningkatkan populasi nyamuk penyebab DBD.

Selain pemeriksaan jentik di rumah warga, Pemkot Batu juga mendorong gerakan “Satu Rumah Satu Jumantik” guna memastikan pemantauan jentik dilakukan secara mandiri dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Batu menargetkan upaya preventif melalui PSN serentak dan edukasi masyarakat dapat menekan potensi lonjakan kasus DBD sepanjang 2026. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *