Wali Kota Batu Mutasi 137 Pejabat Administrator Hingga Kepala Sekolah dan Lurah
CITILIVE — Pemerintah Kota (Pemkot) Batu kembali menggelar mutasi besar-besaran terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN). Wali Kota Batu Nurochman melantik 137 pejabat administrator, pengawas, fungsional, serta kepala sekolah dan lurah dalam upaya memperkuat birokrasi pelayanan publik, Jumat malam (13/2/2026).
Pelantikan dilakukan di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Kota Batu dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Nurochman. Pejabat yang dilantik terdiri atas 99 pejabat administrator dan pengawas, 7 pejabat fungsional, serta 31 kepala sekolah. 
Mutasi ini melengkapi struktur birokrasi di banyak unit kerja yang sebelumnya banyak dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) sehingga jabatan definitif menjadi penting guna mempercepat pelayanan masyarakat. 
Wali Kota Batu Nurochman mengatakan pergeseran jabatan ini merupakan hasil evaluasi mendalam selama sepuluh bulan terakhir serta strategi untuk memperkuat responsivitas birokrasi terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menekankan bahwa pelantikan bukan sekadar rotasi, tetapi juga bagian dari upaya akselerasi tata kelola pemerintahan. 
Mutasi jabatan ini dipandang penting karena sejumlah posisi strategis di pemerintahan dan sektor pendidikan sebelumnya tidak terisi secara definitif. Dengan adanya pejabat yang definitif, roda pemerintahan diharapkan lebih cepat dan terukur dalam melayani publik. 
Nurochman juga menegaskan komitmennya menegakkan disiplin dan profesionalisme ASN. Ia meminta seluruh pejabat baru rajin melaporkan kinerja melalui Sistem Manajemen Talenta (Simata) dan berorientasi pada reward and punishment berdasarkan kinerja nyata. 
“Kami masih memiliki ruang luas untuk mutasi berikutnya, mengingat masih banyak pejabat yang akan memasuki masa pensiun. Saya menuntut keberanian dalam mengambil keputusan dan ketegasan dalam disiplin kerja,” ujar Nurochman. 
Wali kota menambahkan bahwa mutasi dilakukan secara profesional tanpa tekanan politik, sehingga ASN dapat bekerja dengan tenang dan fokus pada pelayanan publik. Ia mengharapkan para administrator menjadi motor penggerak birokrasi, dan pejabat fungsional menjaga profesionalitas pelaksanaan tugas pemerintahan. 
Mutasi massal ini merupakan bagian dari penyegaran birokrasi di awal tahun 2026 dan menunjukkan dinamika struktur pemerintahan yang terus menyesuaikan kebutuhan pelayanan masyarakat di Pemkot Batu. (Shin)
