Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
23/02/2026
CITILIVE

Usulan Skywalk ke Bank Dunia, Ini Dampaknya bagi UMKM Kayutangan dan Suhat

rifamahmudah
  • Februari 23, 2026
  • 2 min read
Usulan Skywalk ke Bank Dunia, Ini Dampaknya bagi UMKM Kayutangan dan Suhat

CITILIVE – Rencana pembangunan skywalk di kawasan Kayutangan Heritage dan Jalan Soekarno-Hatta (Suhat) yang diajukan Pemkot Malang ke Bank Dunia dinilai berpotensi membawa dampak signifikan terhadap pergerakan ekonomi lokal, khususnya pelaku UMKM di dua koridor tersebut.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyebut skywalk dirancang untuk memperkuat konektivitas kawasan dan meningkatkan kenyamanan pejalan kaki. Konsep ini diharapkan mampu memperpanjang durasi kunjungan wisatawan serta meningkatkan transaksi di sepanjang koridor komersial.

Potensi Peningkatan Omzet

Di Kayutangan Heritage, arus wisatawan selama ini terkonsentrasi di titik tertentu. Dengan adanya skywalk, distribusi pengunjung diproyeksikan lebih merata, sehingga toko, kafe, dan UMKM di sisi yang selama ini kurang terjangkau bisa ikut terdampak positif.

Sementara di Suhat, yang dikenal sebagai kawasan kuliner dan ruang publik anak muda, skywalk berpotensi meningkatkan traffic malam hari serta memperluas ruang interaksi ekonomi kreatif.

Secara teori tata kota, infrastruktur pedestrian yang baik berkorelasi dengan peningkatan belanja ritel karena mobilitas pengunjung lebih nyaman dan aman.

Risiko Kenaikan Sewa dan Disrupsi

Namun, di sisi lain, proyek infrastruktur besar juga berpotensi memicu kenaikan nilai sewa ruko dan lahan. Jika tidak diantisipasi, pelaku UMKM kecil bisa tertekan oleh lonjakan biaya operasional.

Selain itu, selama masa konstruksi, aktivitas usaha bisa terdampak akibat penutupan sebagian akses jalan atau penurunan jumlah pengunjung sementara.

Masih Tahap Usulan

Pemkot Malang menegaskan bahwa rencana ini masih dalam tahap pengajuan konsep. Jika mendapat dukungan pendanaan dari Bank Dunia, proyek akan masuk tahap studi teknis, termasuk analisis dampak sosial dan ekonomi.

Bagi pelaku usaha di Kayutangan dan Suhat, realisasi skywalk bisa menjadi peluang pertumbuhan baru, namun tetap membutuhkan pengaturan zonasi dan perlindungan UMKM agar manfaat ekonomi tidak hanya dinikmati investor besar. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *