Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
01/04/2026
CITILIVE

Unisma Perkuat Kolaborasi Indonesia–Malaysia, Fokus Riset dan Kontribusi Perdamaian Global

rifamahmudah
  • April 1, 2026
  • 3 min read
Unisma Perkuat Kolaborasi Indonesia–Malaysia, Fokus Riset dan Kontribusi Perdamaian Global

CITILIVE,MALANG – Universitas Islam Malang terus memperkuat kerja sama akademik internasional dengan perguruan tinggi di Malaysia melalui kolaborasi riset, pendidikan, dan pengabdian masyarakat lintas negara.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi peningkatan kapasitas akademik sekaligus kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab tantangan global, termasuk isu konflik dan perdamaian dunia.

Direktur Pascasarjana Unisma, M. Mas’ud Said, mengatakan kerja sama dengan mitra di Malaysia telah berlangsung selama beberapa tahun dan terus diperkuat melalui pertukaran mahasiswa, dosen, serta manajemen kampus.

“Kami sudah saling berkunjung. Mahasiswa, dosen, dan manajemen dari Malaysia datang ke Unisma, dan kami juga ke Malaysia untuk memperkuat kerja sama akademik,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Kolaborasi Riset dan Studi Keislaman

Mas’ud menjelaskan, kerja sama tersebut diarahkan pada penguatan riset dan pengembangan studi keislaman yang relevan dengan dinamika global.

Menurutnya, peran akademisi sangat dibutuhkan di tengah meningkatnya konflik global yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat. “Akademisi harus mampu menghadirkan kajian ilmiah yang berkontribusi pada resolusi konflik dan perdamaian dunia,” tegasnya.

Perguruan Tinggi Dituntut Beri Dampak Nyata

Selain fokus pada riset, kolaborasi Indonesia–Malaysia juga diarahkan untuk memperkuat dampak sosial perguruan tinggi.

Mas’ud menekankan, universitas tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan, tetapi juga harus mampu menyelesaikan persoalan keumatan dan kebangsaan.

“Semua universitas harus memiliki dampak, artinya mampu menjawab persoalan masyarakat,” katanya.

Program Pengabdian Lintas Negara

Kerja sama kedua negara juga diwujudkan melalui program pengabdian masyarakat lintas negara. Mahasiswa dan dosen dari Malaysia dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial di Indonesia, seperti kunjungan ke pondok pesantren, yayasan sosial, hingga program pembangunan desa melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Baca Juga:  Libur Natal, Okupansi Hotel di Kota Malang Tembus 70 Persen

Sebaliknya, Unisma juga mengirim mahasiswa dan dosen ke Malaysia untuk menjalankan program serupa.

Target Perkuat Reputasi Global

Ke depan, Unisma menargetkan peningkatan reputasi global melalui penguatan kerja sama internasional.

Salah satu target yang dicanangkan adalah memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi berakreditasi internasional menuju World Class University pada 2027. “Kerja sama internasional menjadi syarat penting bagi universitas untuk berkembang menjadi kampus kelas dunia,” jelas Mas’ud.

Soroti Dampak Konflik Global

Dalam kesempatan tersebut, Mas’ud juga menyoroti dampak konflik geopolitik global yang berpotensi memicu krisis energi, pangan, hingga ekonomi.

Menurutnya, dampak konflik tidak hanya dirasakan negara yang terlibat perang, tetapi juga masyarakat luas, termasuk sektor pendidikan. “Dampaknya dirasakan oleh masyarakat, keluarga, bahkan dunia pendidikan dan anak-anak,” ujarnya.

Komitmen Dorong Perdamaian Dunia

Melalui kolaborasi akademik ini, Unisma berupaya menghadirkan gagasan dan solusi berbasis riset untuk mendukung perdamaian dunia.

Upaya tersebut antara lain diwujudkan melalui pengembangan kajian dan publikasi ilmiah terkait resolusi konflik yang ditujukan bagi komunitas akademik internasional. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *