Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
12/03/2026
CITILIVE

Tiket KA Mudik dari Malang Tembus 59 Ribu, Puncak Arus Diprediksi 17–19 Maret

rifamahmudah
  • Maret 12, 2026
  • 3 min read
Tiket KA Mudik dari Malang Tembus 59 Ribu, Puncak Arus Diprediksi 17–19 Maret

CITILIVE – Penjualan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Malang terus menunjukkan peningkatan. Hingga 11 Maret 2026, tiket kereta api jarak jauh yang terjual mencapai 59.093 tiket atau sekitar 43 persen dari total kapasitas 136.045 tempat duduk untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026.

Data tersebut dihimpun dari operasional **PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya yang melayani sejumlah stasiun di wilayah Malang.

Dari total pemesanan tersebut, Stasiun Malang menjadi stasiun dengan jumlah pemesanan tertinggi, yakni 49.187 tiket. Disusul Stasiun Kepanjen sebanyak 4.458 tiket dan Stasiun Malang Kota Lama dengan 3.449 tiket.

Sementara itu, pemesanan tiket dari Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung secara keseluruhan tercatat mencapai 1.999 tiket.

Program Diskon Tiket 30 Persen

Untuk mendukung mobilitas masyarakat selama masa mudik, pemerintah menghadirkan program diskon 30 persen bagi tiket kereta api kelas ekonomi komersial yang berlaku pada periode 14–29 Maret 2026.

Di wilayah Malang tersedia 46.848 tiket diskon. Hingga saat ini sebanyak 31.115 tiket atau sekitar 66 persen telah terjual, sehingga masih terdapat 15.733 tiket yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Puncak Mudik Diprediksi Pekan Depan

Berdasarkan data penjualan sementara, tanggal 17 hingga 19 Maret 2026 diperkirakan menjadi periode dengan tingkat pemesanan tertinggi sekaligus puncak arus mudik di wilayah Daop 8 Surabaya.

Selama masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Malang akan mengoperasikan 13 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari, yang terdiri dari 11 perjalanan reguler dan dua perjalanan tambahan.

Ribuan Personel Disiagakan

Untuk memastikan operasional perjalanan kereta api berjalan aman dan lancar selama masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 8 Surabaya menyiapkan lebih dari 3.000 personel operasional.

Baca Juga:  Deklarasi dan Pidato Pasangan Nurochman-Heli di GOR Gajah Mada

Selain itu, terdapat 157 petugas tambahan yang terdiri dari 40 PPJ Extra, 106 PJL Extra, serta 11 PJD Extra yang ditempatkan di sejumlah titik Daerah Perhatian Khusus (Dapsus).

Di sektor keamanan, KAI juga menyiapkan 668 personel pengamanan, baik dari internal perusahaan maupun dukungan eksternal dari unsur TNI, Polri, serta Garnisun.

Jalur Rawan Dipantau Intensif

KAI Daop 8 Surabaya juga menyiapkan 587 unit sarana operasional, yang terdiri dari 55 lokomotif, 520 kereta, serta 12 KRDI guna mendukung kelancaran perjalanan selama masa mudik.

Selain itu, terdapat tiga titik daerah perhatian khusus di lintas Malang hingga Wlingi yang menjadi fokus pengawasan karena potensi gangguan alam.

Titik tersebut berada di lintas Blimbing–Malang yang rawan banjir, serta jalur Kepanjen–Ngebrug dan Pohgajih–Kesamben yang berpotensi mengalami longsor.

Seluruh lokasi tersebut berada dalam pemantauan intensif dengan penempatan personel siaga serta dukungan peralatan guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api tetap terjaga.

Imbauan Bagi Pemudik

KAI mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik menggunakan kereta api untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi.

Jika tanggal keberangkatan yang diinginkan sudah mendekati penuh, pelanggan disarankan memilih alternatif tanggal perjalanan atau memanfaatkan skema perjalanan lanjutan dengan connecting train agar tetap mendapatkan pilihan jadwal yang lebih fleksibel. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *