Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
26/03/2026
CITILIVE

Sempat Muncul 17 Kasus, Dinkes Pastikan Campak di Kota Malang Kini Terkendali

rifamahmudah
  • Maret 26, 2026
  • 2 min read
Sempat Muncul 17 Kasus, Dinkes Pastikan Campak di Kota Malang Kini Terkendali

CITILIVE – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang memastikan penyebaran penyakit campak di wilayahnya saat ini dalam kondisi terkendali, meski sebelumnya sempat ditemukan sejumlah kasus.

Berdasarkan data Dinkes, tercatat sebanyak 17 kasus campak terjadi sepanjang tahun 2025 yang dilaporkan hingga awal 2026. Kasus tersebut tersebar di beberapa wilayah, dengan jumlah terbanyak berada di Kecamatan Kedungkandang. 

Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, menyebutkan bahwa dari total temuan tersebut, sebagian besar kasus terjadi pada anak-anak usia sekolah, terutama pada kelompok usia 5 hingga 11 tahun. Faktor utama penyebabnya adalah belum lengkapnya imunisasi dasar pada anak.

Untuk menekan penyebaran, Dinkes Kota Malang segera mengambil langkah cepat melalui program Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi kejar yang digelar secara massal di wilayah terdampak.

Program tersebut menyasar puluhan ribu anak usia 9 bulan hingga di bawah 13 tahun, tanpa melihat status imunisasi sebelumnya. Langkah ini dilakukan sebagai upaya membentuk kekebalan kelompok sekaligus memutus rantai penularan campak.

Dinkes juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari puskesmas, sekolah, hingga lintas sektor dalam pelaksanaan imunisasi massal tersebut.

Hasilnya, penyebaran campak di Kota Malang kini berhasil dikendalikan. Tidak ada lonjakan signifikan kasus baru setelah pelaksanaan imunisasi dilakukan secara intensif.

Selain imunisasi, Dinkes juga terus mengedukasi masyarakat terkait gejala campak yang umumnya diawali dengan demam dan munculnya ruam kemerahan yang menyebar dari belakang telinga ke seluruh tubuh.

Masyarakat diimbau segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala tersebut, guna mencegah komplikasi yang lebih serius. Dinkes menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian campak tidak lepas dari peran aktif masyarakat, terutama dalam memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap. Dengan kondisi yang kini terkendali, Dinkes tetap mengingatkan pentingnya kewaspadaan serta menjaga cakupan imunisasi agar kasus serupa tidak kembali meningkat di kemudian hari.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *