Ribuan Warga Padati TPU Polehan Saat Ziarah Lebaran, Sempat Picu Kemacetan Panjang
CITILIVE,MALANG – Ribuan warga memadati TPU Polehan pada momen Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. Tradisi ziarah kubur yang dilakukan usai Salat Id memicu kepadatan pengunjung hingga menimbulkan kemacetan di sekitar area pemakaman.
Sejak pagi, arus peziarah terus berdatangan. Kepadatan tidak hanya terjadi di dalam area makam, tetapi juga di akses jalan menuju lokasi. Sejumlah kendaraan roda empat yang parkir di bahu jalan depan area makam sempat menyebabkan antrean kendaraan mengular cukup panjang.
Meski demikian, kondisi kemacetan berangsur terurai seiring pengaturan lalu lintas secara spontan oleh warga dan petugas di lapangan. Salah satu peziarah, Siti Aminah (42), warga Blimbing, mengaku tetap rutin berziarah setiap Lebaran bersama keluarga meski harus menghadapi kepadatan.
“Memang ramai sekali, tadi sempat macet karena banyak mobil parkir. Tapi ini sudah biasa saat Lebaran,” ujarnya.
Menurutnya, ziarah kubur menjadi tradisi keluarga yang tidak pernah dilewatkan sebagai bentuk doa dan penghormatan kepada orang tua.
“Setelah Salat Id, kami langsung ke makam untuk mendoakan keluarga yang sudah meninggal,” tambahnya.
Hal serupa disampaikan Ahmad Fauzi (35), warga Kedungkandang, yang datang bersama keluarga. Ia menilai tradisi ziarah juga menjadi sarana menanamkan nilai kepada anak-anak.
“Ini bagian dari tradisi keluarga. Anak-anak juga kami ajak supaya mereka mengenal dan menghargai leluhur,” katanya.
Di sisi lain, lonjakan peziarah membawa berkah bagi pedagang bunga di sekitar TPU Polehan. Lapak-lapak bunga terlihat ramai diserbu pembeli sejak pagi.
Pedagang bunga, Sri Wahyuni (50), mengaku penjualannya meningkat signifikan dibanding hari biasa.
“Kalau Lebaran seperti ini bisa naik dua sampai tiga kali lipat. Dari pagi sudah ramai,” ujarnya. Ia menyebut bunga mawar dan melati menjadi yang paling banyak diburu peziarah untuk tabur bunga.
“Biasanya siang sudah mulai habis karena banyak yang beli,” katanya. Meski sempat terjadi kemacetan, aktivitas ziarah di TPU Polehan tetap berlangsung tertib. Warga bergantian berdoa, membersihkan makam, dan menjaga suasana tetap kondusif.
Tradisi ziarah kubur saat Lebaran ini kembali menjadi potret kuat budaya masyarakat Malang, yang tidak hanya menjaga nilai religius, tetapi juga mempererat ikatan keluarga di tengah momentum hari raya. (Shin)
