Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
30/11/2025
CITILIVE

Proyek Jembatan Kyai Malik Dalam Rampung 100 Persen, Dibuka untuk Umum Mulai Jumat

rifamahmudah
  • November 27, 2025
  • 2 min read
Proyek Jembatan Kyai Malik Dalam Rampung 100 Persen, Dibuka untuk Umum Mulai Jumat

CITILIVE,MALANG – Pembangunan Jembatan Kyai Malik Dalam di Kota Malang akhirnya memasuki tahap akhir dan siap dibuka kembali untuk aktivitas masyarakat. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang memastikan seluruh pekerjaan fisik selesai pada Kamis (27/11/2025).

Kepala DPUPRPKP Kota Malang Dandung Djulharjanto mengatakan bahwa hari ini tim pelaksana telah melakukan Provisional Hand Over (PHO) atau pemeriksaan awal atas hasil pekerjaan. Tahapan ini merupakan proses penting sebelum proyek dinyatakan tuntas secara formal.

“Hari ini dilakukan PHO. Nanti malam pekerjaan terakhir yakni pengaspalan diselesaikan. Besok adalah masa kontrak terakhir sehingga malam ini benar-benar dituntaskan,” ujar Dandung saat ditemui di Gedung DPRD Kota Malang.

Menurutnya, progres pembangunan telah mencapai 98 persen, dan sisa pekerjaan dua persen berupa pembenahan ringan seperti perapian trotoar dan pembersihan area.

“Tinggal pembenahan trotoar serta pekerjaan sisa malam sebelumnya. Malam ini selesai 100 persen,” katanya.

Dibuka untuk Lalu Lintas Mulai Jumat

Kabar yang menjadi perhatian masyarakat akhirnya dijawab. Dandung menegaskan bahwa Jembatan Kyai Malik Dalam akan dibuka dan dapat dilintasi masyarakat mulai Jumat (28/11/2025) tanpa pembatasan.

“Begitu malam ini selesai diaspal, besok langsung bisa dibuka untuk masyarakat,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa pengaspalan dilakukan pada area tambahan di sekitar jembatan, dengan panjang sekitar 19 meter arah timur–barat.

“Yang diaspal itu area tambahannya. Tidak melebar ke utara atau selatan, hanya penyempurna akses jembatan,” jelasnya.

Masa Pemeliharaan Enam Bulan

Setelah seluruh fisik diselesaikan, proyek akan memasuki masa pemeliharaan selama enam bulan sesuai standar pekerjaan infrastruktur jalan dan jembatan.

Sementara itu, pengembangan lanjutan di kawasan Malik Dalam dipastikan belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Menurut Dandung, tahap berikutnya baru bisa direalisasikan pada tahun anggaran 2026. (Ab/Sh)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *