Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
04/04/2026
CITILIVE

PPDB Kota Malang 2026 Kian Ketat, Zonasi 250 Meter Jadi Penentu Utama Lolos Sekolah

rifamahmudah
  • April 4, 2026
  • 2 min read
PPDB Kota Malang 2026 Kian Ketat, Zonasi 250 Meter Jadi Penentu Utama Lolos Sekolah

CITILIVE,MALANG – Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SD dan SMP di Kota Malang tahun 2026 dipastikan berlangsung ketat. Sistem zonasi tetap diberlakukan, dengan radius domisili 250 meter sebagai faktor utama penentu kelulusan, khususnya di jenjang sekolah dasar.

Kebijakan ini membuat jarak rumah ke sekolah menjadi variabel paling krusial dalam proses seleksi tahun ini. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana menegaskan, calon siswa yang tinggal dalam radius maksimal 250 meter dari sekolah tujuan akan diprioritaskan.

Jika jumlah pendaftar dalam radius tersebut melebihi kuota, maka seleksi ditentukan berdasarkan jarak paling dekat dengan sekolah. Sementara itu, pendaftar di luar radius harus bersaing memperebutkan sisa kursi yang tersedia.

“hingga saat ini belum ada regulasi baru dari pemerintah pusat terkait mekanisme Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB)”, Tegasnya, Sabtu (4/4).

“Masih sama, sampai detik ini belum ada permen baru terkait SPMB. Jadi kita masih pakai yang kemarin,” lanjutnya.

Dengan belum adanya aturan baru, pemerintah daerah tetap mengacu pada kebijakan sebelumnya, termasuk dalam penerapan sistem zonasi berbasis domisili.

Suwarjana menilai sistem zonasi justru semakin relevan, terutama di tengah kebijakan efisiensi yang tengah didorong pemerintah.

Menurutnya, zonasi memberikan dampak positif, di antaranya Menekan biaya transportasi siswa, Mempermudah akses ke sekolah terdekat dan Meningkatkan efisiensi waktu tempuh.

“Zonasi ini sangat membantu, terutama dari sisi efisiensi dan akses pendidikan,” jelasnya.

Dalam kondisi kuota belum terpenuhi, seleksi akan mempertimbangkan faktor usia. Calon siswa dengan usia lebih tua memiliki peluang lebih besar untuk diterima.

Selain jalur zonasi (domisili), PPDB 2026 juga membuka jalur lain, yakni:
• Afirmasi
• Prestasi
• Mutasi

Baca Juga:  Keluarga Sebagai Sekolah Orang Tua Hebat di Kota Batu

Namun, jalur domisili tetap menjadi jalur utama dengan kuota terbesar.

Meski dinilai efisien, sistem ini berpotensi memicu persaingan ketat, terutama bagi calon siswa yang tinggal di luar radius 250 meter dari sekolah tujuan.

Sekolah-sekolah favorit di kawasan padat penduduk diperkirakan akan mengalami lonjakan pendaftar yang signifikan.

Dengan skema ini, PPDB Kota Malang 2026 menegaskan bahwa kedekatan domisili menjadi faktor penentu utama dalam akses pendidikan. Bagi calon siswa dan orang tua, strategi memilih sekolah kini tak lagi sekadar soal kualitas, tetapi juga soal jarak. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *