Perkuat Layanan Darurat, Armada Truk Tangki Tugu Tirta Bertambah
CITILIVE – Perumda Tugu Tirta Kota Malang menerima bantuan satu unit truk tangki air berkapasitas 5.000 liter dari Bank Jatim melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, terutama saat terjadi gangguan distribusi air bersih.
Direktur Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, menegaskan bahwa bantuan truk tangki tersebut sepenuhnya merupakan bentuk kepedulian Bank Jatim terhadap pelayanan publik.
“Bantuan truk ini murni CSR dari Bank Jatim. Nantinya akan kami manfaatkan sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat Kota Malang, khususnya pelanggan Tugu Tirta,” ujar Priyo.
Priyo menjelaskan, truk tangki tersebut akan difungsikan sebagai armada siaga apabila terjadi perbaikan jaringan atau gangguan teknis yang menyebabkan pasokan air ke pelanggan terhenti sementara.
“Kalau ada perbaikan atau gangguan yang membuat air mati, kami siapkan tangki ini untuk distribusi air. Kapasitasnya 5.000 liter,” jelasnya.
Meski demikian, Priyo berharap armada tersebut jarang digunakan seiring menurunnya frekuensi gangguan distribusi air di Kota Malang.
“Mudah-mudahan tidak ada gangguan. Selama ini gangguan sudah mulai jarang. Tapi kalau masyarakat membutuhkan, armada ini siap digunakan,” tambahnya.
Total Armada Truk Tangki Bertambah

Dengan tambahan satu unit truk tangki dari CSR Bank Jatim, kini Perumda Tugu Tirta Kota Malang memiliki empat unit truk tangki air. Sebelumnya, PDAM memiliki tiga unit, namun salah satunya sudah berusia tua.
“Truk tangki kami itu sudah tiga generasi. Dengan tambahan dari CSR ini, totalnya sekarang ada empat unit,” kata Priyo.
Ia memastikan jumlah tersebut sudah ideal sebagai armada cadangan untuk menjamin suplai air kepada warga Kota Malang, terutama saat kondisi darurat.
“Insyaallah sudah mencukupi. Apalagi sekarang kalau ada gangguan bisa kami tangani cepat, tidak sampai 1×24 jam. Itu bisa meminimalisir penggunaan truk tangki,” tegasnya.
Layani 183 Ribu Sambungan Rumah
Saat ini, Perumda Tugu Tirta melayani sekitar 183 ribu sambungan rumah (SR) di Kota Malang. Pada tahun 2026, perusahaan daerah tersebut menargetkan penambahan sekitar 5.000 sambungan rumah baru.
“Jumlah sambungan rumah saat ini kurang lebih 183 ribu SR. Tahun 2026 kami targetkan penambahan sekitar 5.000 SR,” ungkap Priyo.
Kualitas Air Jadi Prioritas Utama
Selain kuantitas layanan, Perumda Tugu Tirta juga menegaskan komitmennya menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan. Priyo menekankan bahwa air PDAM Tugu Tirta diposisikan sebagai air minum, bukan sekadar air layak pakai.
“Kami selalu evaluasi WTP. Kualitas air Tugu Tirta adalah air minum, bukan hanya air layak. Itu yang terus kami jaga,” tegasnya.
Ia menyebut, pengambilan air baku dari WTP Sungai Bango dilakukan secara ketat. Saat ini, debit yang diambil sekitar 200 liter per detik (Lps), namun realisasi efektifnya masih sekitar 171 Lps atau 90 persen.
“Kalau kualitas air tidak sesuai standar yang kami tetapkan, akan saya hentikan. Karena ada beberapa kendala teknis yang membuat debit maksimal belum bisa dipenuhi,” pungkasnya.
Dengan tambahan armada dan penguatan sistem pengawasan kualitas air, Perumda Tugu Tirta optimistis pelayanan air minum kepada masyarakat Kota Malang semakin andal dan berkelanjutan. (Shin)
