Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
09/04/2026
CITILIVE

Perempuan di Malang Laporkan “Suami” ke Polisi, Terungkap Berjenis Kelamin Perempuan

Shinta lubis
  • April 9, 2026
  • 2 min read
Perempuan di Malang Laporkan “Suami” ke Polisi, Terungkap Berjenis Kelamin Perempuan

CITILIVE – Seorang perempuan di Malang, Jawa Timur, berinisial IA (28) melaporkan suaminya sendiri ke polisi atas dugaan pemalsuan identitas dan jenis kelamin. Kasus ini mencuat setelah korban mengetahui bahwa pasangan yang dinikahinya ternyata seorang perempuan.

IA melaporkan suaminya yang dikenal dengan nama Rey, yang selama ini mengaku sebagai laki-laki. Fakta tersebut baru terungkap pada malam pertama pernikahan mereka.

“Dia ngaku cowok, dan selama ini kelakuannya juga seperti cowok asli,” ujar IA, Rabu (8/4/2026).

Terbongkar di Malam Pertama

IA mengaku mengenal Rey pada 14 Februari 2026 di sebuah kafe di kawasan Batu. Dalam waktu singkat, keduanya menjalin hubungan hingga memutuskan menikah.

Pernikahan digelar secara siri pada 3 April 2026. Saat itu, Rey berdalih tidak bisa menghadirkan keluarga karena ada anggota keluarga yang meninggal dunia.

Kecurigaan baru muncul setelah pernikahan berlangsung. IA mengungkapkan identitas asli Rey terbongkar saat malam pertama.

“Tahunya pas malam pertama. Setelah saya tahu dia ternyata wanita, saya langsung nangis dan lapor ke orang tua,” tuturnya.

Korban juga menduga terlapor menggunakan alat bantu untuk mengelabui dirinya.

Dugaan Ancaman dan Intimidasi

Setelah identitasnya terbongkar, Rey diduga melakukan intimidasi terhadap korban. IA mengaku sempat mendapat ancaman jika melaporkan kasus tersebut ke polisi.

“Dia bilang kalau saya lapor ke Polres, dia juga akan laporkan saya. Bahkan sempat menyuruh orang untuk membawa saya,” kata IA.

Terendus Dugaan TPPO

Tak hanya soal identitas, keluarga korban juga mencurigai adanya dugaan tindak pidana lain, termasuk potensi tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Perwakilan keluarga sekaligus pendamping korban, Eko NS menyebut sebelum menikah, terlapor kerap menjanjikan kemewahan kepada korban.

Baca Juga:  KI Jatim Lakukan Monev Keterbukaan Informasi Publik di Kota Batu

Rey disebut menjanjikan rumah dan mobil mewah, bahkan meminta IA membuat paspor untuk dibawa ke Kamboja dengan alasan berobat.

“Kita khawatir ada indikasi lain. Karena korban sempat diminta membuat paspor untuk diajak ke Kamboja. Ini yang membuat kami curiga,” ujar Eko.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan kini dalam proses penyelidikan. Aparat akan mendalami dugaan pemalsuan identitas serta kemungkinan adanya tindak pidana lain yang menyertai kasus tersebut.

Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut keabsahan identitas dalam pernikahan serta potensi pelanggaran hukum yang lebih luas. (Al)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *