Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
25/02/2026
CITILIVE

Pemkot Malang Kucurkan Rp8 Miliar untuk 1151 Penerima Beasiswa 2026

rifamahmudah
  • Februari 25, 2026
  • 3 min read
Pemkot Malang Kucurkan Rp8 Miliar untuk 1151 Penerima Beasiswa 2026

CITILIVE,MALANG – Pemerintah Kota Malang mengalokasikan anggaran sebesar Rp8.343.360.000 untuk program beasiswa daerah Tahun Anggaran 2026. Total sebanyak 1.151 siswa dan mahasiswa ditetapkan sebagai penerima bantuan pendidikan melalui program unggulan “Ngalam Pinter”.

Program ini menyasar siswa SD, SMP, SMA/sederajat hingga mahasiswa perguruan tinggi, khususnya dari keluarga prasejahtera dan berprestasi. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Malang dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh warga.

Penyaluran beasiswa dilakukan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang (Disdikbud) serta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Malang.

Dalam unggahan resmi akun media sosial Pemkot Malang disebutkan bahwa beasiswa Tahun Anggaran 2026 saat ini sedang berjalan. Informasi terkait penjaringan lanjutan serta pembaruan kriteria penerima akan diumumkan kemudian.

Rincian Penerima dan Besaran Bantuan

Adapun rincian penerima dan nominal bantuan yang diberikan sebagai berikut:
• SD/sederajat: 300 siswa, masing-masing Rp220.000 per bulan
• SMP/sederajat: 300 siswa, masing-masing Rp330.000 per bulan
• SMA/sederajat: 210 siswa, masing-masing Rp440.000 per bulan
• Perguruan tinggi: 341 mahasiswa, masing-masing Rp2.000.000

Program ini bertujuan membuka akses pendidikan yang lebih luas agar pelajar dan mahasiswa di Kota Malang dapat melanjutkan studi tanpa terkendala faktor ekonomi.

Syarat dan Kriteria

Beasiswa diperuntukkan bagi warga Kota Malang yang dibuktikan dengan dokumen administrasi seperti KIA, KTP, atau Kartu Keluarga. Calon penerima tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga atau pihak lain.

Dari sisi akademik, pelajar SD, SMP, dan SMA/sederajat wajib memiliki nilai minimal 75. Sementara mahasiswa harus memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00.

Selain prestasi akademik, jalur non-akademik juga menjadi pertimbangan, seperti kepemilikan piagam kejuaraan, bakat khusus, maupun kemampuan atau hafalan Al-Qur’an.

Baca Juga:  Libur lebaran Kawasan Kayutangan Heritage Meningkat

Program ini diprioritaskan bagi keluarga miskin atau kurang mampu, dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan atau terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Calon penerima juga wajib berstatus sebagai siswa atau mahasiswa aktif.

Pemkot Malang menegaskan setiap anak memiliki hak yang sama untuk meraih masa depan gemilang. Melalui dukungan beasiswa ini, pemerintah berharap para penerima dapat belajar dengan tenang, meningkatkan prestasi, dan menjadi generasi unggul yang berkontribusi bagi Kota Malang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang menyatakan program beasiswa ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada masyarakat kurang mampu yang memiliki semangat dan prestasi di bidang pendidikan.

“Beasiswa ini kami harapkan mampu meringankan beban biaya pendidikan sekaligus memotivasi siswa dan mahasiswa untuk terus meningkatkan prestasi. Tidak boleh ada anak Kota Malang yang putus sekolah karena alasan ekonomi,” ujarnya.

Ia menegaskan, program ini juga menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Malang.

Pemkot Malang menegaskan setiap anak memiliki hak yang sama untuk meraih masa depan gemilang. Melalui dukungan beasiswa ini, pemerintah berharap para penerima dapat belajar dengan tenang, fokus meraih prestasi, serta tumbuh menjadi generasi unggul yang berkontribusi bagi pembangunan daerah. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *