Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
04/06/2026
CITILIVE

Pemerintah Kota Malang Dorong Literasi Digital Masyarakat

rifamahmudah
  • Juni 3, 2026
  • 2 min read
Pemerintah Kota Malang Dorong Literasi Digital Masyarakat

MALANG – Pemerintah Kota Malang mulai serius mendorong literasi digital masyarakat di tengah tingginya penggunaan media sosial. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkot Malang menggelar pelatihan pengelolaan media sosial yang diikuti ratusan warga di Mini Block Office (MBO), Rabu (3/6/2026).

Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan diikuti sebanyak 207 peserta dari berbagai kalangan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pemanfaatan media sosial secara positif, produktif, dan edukatif.

Wahyu Hidayat mengatakan perkembangan media sosial saat ini tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Tingginya jumlah pengguna media sosial juga harus diimbangi dengan kemampuan literasi digital yang baik agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam penyalahgunaan informasi di ruang digital.

“Pengguna media sosial saat ini sangat besar. Karena itu masyarakat harus memahami bagaimana menggunakan media sosial secara bijak dan produktif,” ujar Wahyu.

Menurutnya, media sosial saat ini bukan hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendukung aktivitas ekonomi, promosi usaha, hingga membangun komunikasi publik yang sehat.

Karena itu, Pemkot Malang menghadirkan praktisi media sosial dalam pelatihan tersebut agar peserta mendapat pemahaman langsung mengenai pengelolaan konten digital yang kreatif sekaligus bertanggung jawab.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa media sosial bisa dimanfaatkan untuk hal-hal positif. Bukan hanya konsumsi informasi, tetapi juga bisa menjadi sarana produktif,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Malang Trio Agus Purwono menjelaskan pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat terkait pentingnya penguatan literasi digital di era perkembangan teknologi informasi saat ini.

Menurutnya, ruang digital harus diisi dengan konten-konten yang sehat, edukatif, dan kreatif agar mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Baca Juga:  Film Agak Laen: Menyala Pantiku! Tembus 8 Juta Penonton, Masuk 4 Besar Terlaris Sepanjang Masa

“Ini bagian dari tanggung jawab bersama agar masyarakat memiliki kemampuan mengelola media sosial secara baik dan tidak terjebak pada dampak negatif dunia digital,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, pemerintah berharap masyarakat Kota Malang tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga mampu menjadi kreator konten yang produktif dan memiliki nilai edukasi.

Selain meningkatkan kecakapan digital masyarakat, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menekan penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga penyalahgunaan media sosial yang belakangan semakin marak di ruang digital. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *