Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
24/03/2026
CITILIVE

Pecah Rekor! Veda Ega Pratama Cetak Sejarah, Pembalap RI Pertama Naik Podium Moto3

rifamahmudah
  • Maret 24, 2026
  • 2 min read
Pecah Rekor! Veda Ega Pratama Cetak Sejarah, Pembalap RI Pertama Naik Podium Moto3

CITILIVE – Sejarah baru tercipta di ajang balap dunia. Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses meraih podium pada seri Moto3 Brasil 2026, sekaligus menjadi pembalap Tanah Air pertama yang finis di tiga besar Grand Prix.

Tampil di Sirkuit Autódromo Internacional Ayrton Senna, Brasil, Minggu (22/3/2026) waktu setempat, Veda mengamankan posisi ketiga setelah menjalani balapan ketat sejak lap awal. Ia finis di belakang Máximo Quiles (Spanyol) dan Marco Morelli (Italia).

Hasil ini menjadi pencapaian bersejarah, tak hanya bagi Veda, tetapi juga bagi dunia motorsport Indonesia yang selama ini menanti kehadiran pembalap di podium ajang Grand Prix.

Bangkit di Tengah Tekanan Balapan

Dalam jalannya lomba, Veda sempat kehilangan posisi akibat ketatnya persaingan di grup depan. Namun, pembalap muda tersebut mampu menjaga ritme dan tampil konsisten hingga lap terakhir.

Manuver krusial di lap akhir memastikan dirinya mengunci posisi ketiga dan naik podium, sebuah hasil yang langsung mencuri perhatian publik balap internasional.

Langsung Tancap Gas di Klasemen

Tambahan poin dari podium tersebut membawa Veda langsung menembus papan atas klasemen sementara Moto3 2026. Ia kini berada di posisi ketiga dengan raihan 27 poin, hanya terpaut tipis dari dua pembalap di atasnya. Capaian ini terbilang impresif, mengingat musim 2026 merupakan debutnya di kelas Moto3 bersama Honda Team Asia.

Harapan Baru Balap Indonesia

Keberhasilan Veda menjadi sinyal kuat kebangkitan pembalap Indonesia di kancah dunia. Prestasi ini membuka peluang lebih besar bagi talenta muda Tanah Air untuk menembus level tertinggi balap motor internasional.

Jika mampu menjaga konsistensi, Veda berpeluang melanjutkan tren positifnya pada seri berikutnya dan bahkan masuk dalam perebutan gelar musim ini. Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa Indonesia kini tak lagi sekadar penonton di ajang MotoGP, tetapi mulai diperhitungkan di lintasan balap dunia. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *