Nuzulul Qur’an DWP UIN Maliki, Wakil Rektor Tekankan Soliditas dan Legacy Program
MALANG, SMARTLIVE – Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Peringatan Nuzulul Al-Qur’an dalam rangkaian GEBYAR Ramadan 2026, Rabu (4/3/2026), di Halaqah Lantai 2 Ma’had kampus setempat. Kegiatan ini diisi dengan Khataman Al-Qur’an (Khotmil Qur’an) dan tausiyah (mauidhah hasanah) oleh Prof. Dr. HM. Faisol Fatawi, M.Ag.
Acara yang mengusung tema “Bersama Al-Qur’an, Hati Terarah dan Hidup Penuh Berkah” tersebut dihadiri jajaran pengurus dan anggota DWP serta pimpinan kampus. Momentum ini dimanfaatkan sebagai penguatan nilai-nilai Qur’ani sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan keluarga besar kampus.
Sorotan utama tertuju pada sambutan Wakil Rektor Bidang Pengembangan Lembaga dan Kerja Sama, Prof. Dr. H.M. Abdul Hamid, M.A. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya soliditas dan kerja tim dalam tubuh DWP.
“Dukungan para sesepuh kepada pengurus DWP adalah energi luar biasa. Dalam organisasi ini, kerja tim adalah kunci. Kita tidak bisa mengandalkan kerja personal,” tegasnya di hadapan peserta.
Menurutnya, DWP memiliki potensi besar yang dapat dioptimalkan untuk mendukung pengembangan lembaga. Ia menyebut keberagaman latar belakang anggota, mulai dari ustadzah, hafidzah, hingga kalangan profesional seperti dokter dan psikolog, menjadi kekuatan strategis organisasi.
“Peran DWP memang sering sunyi, tetapi dampaknya luar biasa bagi kampus. Ibu-ibu adalah kekuatan besar—istri ASN dan ASN perempuan—yang menopang produktivitas dan kinerja para bapak di UIN Maliki Malang,” ujarnya.
Dalam konteks peringatan Nuzulul Qur’an, Abdul Hamid juga mengajak seluruh anggota DWP memaknai “hati” bukan sekadar organ biologis, melainkan pusat kesadaran spiritual atau qalbu. Ia menekankan bahwa kegiatan keagamaan seperti khotmil Qur’an, shalawatan, dan istighotsah harus dimaknai sebagai ikhtiar memperkuat kejernihan hati dan kebersamaan.
“Hati yang bersih akan melahirkan kebersamaan. Dan dengan kebersamaan, setiap hambatan dapat kita selesaikan,” katanya.
Ia turut mengingatkan bahwa organisasi kampus saat ini berada dalam era transparansi dan akuntabilitas publik. Karena itu, DWP diharapkan mampu berkontribusi dalam membangun budaya organisasi yang inklusif dan berdampak nyata.
“Pesan Rektor jelas, DWP harus mampu menciptakan legacy—program-program yang sulit dilupakan karena manfaat dan dampaknya nyata,” tambahnya, seraya menyampaikan apresiasi pimpinan kampus atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua DWP UIN Maliki Malang, Layyinah Basri, menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pengurus dan anggota dalam menyukseskan kegiatan. Ia juga menyambut anggota baru DWP yang dinilai membawa semangat dan energi baru bagi organisasi.
“Tanpa kebersamaan dan keikhlasan ibu-ibu semua, kegiatan ini tidak mungkin terselenggara dengan baik. Semoga kebersamaan ini menjadi ladang amal dan ruang bertumbuh bersama,” ujarnya.
Kegiatan yang dilaksanakan bertepatan dengan 15 Ramadan 1447 Hijriah itu menjadi momentum memperkuat ikatan spiritual di pertengahan bulan suci. Selain sebagai agenda tahunan, peringatan Nuzulul Qur’an kali ini juga dimaknai sebagai penguatan peran DWP dalam mendukung visi kampus melalui nilai-nilai Qur’ani di lingkungan keluarga dan sosial.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, DWP UIN Maliki Malang menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membangun budaya kebersamaan dan penguatan karakter spiritual di lingkungan perguruan tinggi.
