Mudik Gratis Pemkot Malang Berangkatkan 332 Warga, 9 Bus Menuju Sejumlah Daerah di Jawa Timur
CITILIVE,MALANG – Pemerintah Kota Malang kembali memberangkatkan ratusan warga melalui program mudik gratis menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Sebanyak 332 warga Kota Malang diberangkatkan menggunakan sembilan armada bus menuju berbagai daerah di Jawa Timur dari depan Balai Kota Malang, Selasa (17/3/2026).
Program mudik gratis ini menjadi salah satu bentuk pelayanan Pemerintah Kota Malang kepada masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran bersama keluarga. Selain membantu masyarakat secara ekonomi, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan keselamatan perjalanan selama arus mudik.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa program mudik gratis merupakan agenda rutin pemerintah daerah setiap menjelang Idulfitri. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan pulang kampung dengan aman, nyaman, dan terorganisir.
“Ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan Pemerintah Kota Malang untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang akan mudik. Pemerintah hadir di tengah masyarakat agar mereka bisa merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman dengan nyaman,” ujar Wahyu.
Ia menjelaskan bahwa minat masyarakat terhadap program mudik gratis tahun ini cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dari hampir seluruh armada bus yang disediakan terisi penuh oleh para peserta mudik.

Pada pelaksanaan tahun ini, Pemkot Malang menyediakan sembilan armada bus yang melayani berbagai rute tujuan di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Timur. Seluruh armada diberangkatkan secara bertahap dari halaman depan Balai Kota Malang dengan pengawalan serta pengaturan dari panitia agar proses keberangkatan berjalan tertib dan lancar.
Berdasarkan data panitia, sebanyak 332 warga Kota Malang tercatat mengikuti program mudik gratis tersebut. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan, mulai dari pekerja sektor informal, buruh, hingga masyarakat umum yang ingin memanfaatkan fasilitas transportasi gratis dari pemerintah daerah.

Dari sejumlah tujuan yang tersedia, wilayah Ponorogo dan Tulungagung menjadi dua daerah dengan jumlah pemudik terbanyak pada program mudik gratis tahun ini. “Kalau dilihat tadi hampir semua bus penuh. Tujuan yang paling banyak diminati adalah Ponorogo dan Tulungagung,” jelas Wahyu.
Selain dua daerah tersebut, beberapa rute tujuan lain juga dilayani oleh armada bus yang disediakan Pemkot Malang. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat yang memiliki kampung halaman di berbagai wilayah di Jawa Timur agar dapat pulang tanpa harus terbebani biaya transportasi yang biasanya meningkat menjelang Lebaran.

Wahyu menambahkan bahwa pelaksanaan program mudik gratis ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Pemerintah Kota Malang menggandeng sejumlah perusahaan otobus, sektor perbankan, serta berbagai lembaga dan perusahaan yang turut berpartisipasi dalam penyediaan armada bus.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi salah satu kunci terselenggaranya program mudik gratis setiap tahun.
“Semua ini merupakan bantuan dari pengusaha bus, perbankan, serta dukungan dari berbagai pihak lainnya. Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang baik ini,” katanya.
Ia berharap kerja sama seperti ini dapat terus terjalin sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat program mudik gratis pada tahun-tahun berikutnya.
Selain membantu masyarakat secara langsung, program mudik gratis juga memiliki dampak positif dalam mengurangi kepadatan lalu lintas selama masa arus mudik Lebaran. Dengan menggunakan transportasi bersama, jumlah kendaraan pribadi yang digunakan pemudik dapat ditekan.
Pemerintah daerah juga menilai program ini dapat membantu meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas yang sering meningkat selama periode mudik Lebaran, khususnya bagi masyarakat yang biasanya menggunakan kendaraan roda dua untuk perjalanan jarak jauh.
Melalui program mudik gratis ini, Pemerintah Kota Malang berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan pulang kampung dengan lebih aman dan nyaman. Pemerintah juga mengimbau para pemudik untuk tetap menjaga kesehatan serta mematuhi aturan keselamatan selama perjalanan agar dapat sampai di kampung halaman dengan selamat dan merayakan Idulfitri bersama keluarga. (Shin)
