Menu MBG Ramadan Dievaluasi, Dinkes Sebut Unsur Gizi Sudah Lengkap
CITILIVE,MALANG – Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif, menegaskan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan selama Ramadan di Kota Malang telah memenuhi unsur gizi yang dibutuhkan siswa.
Program MBG mulai didistribusikan sejak Senin (23/2/2026) dengan penyesuaian menu berupa makanan kering agar dapat dikonsumsi saat berbuka puasa. Evaluasi dilakukan menyusul perhatian publik terhadap komposisi dan porsi makanan yang diterima siswa.
Menurut Husnul, dari hasil peninjauan komposisi menu, kandungan gizi dalam paket MBG sudah mencakup unsur utama kebutuhan harian.
“Tadi dilihat sudah ada buah di dalamnya untuk memenuhi mineral dan vitamin, kemudian ada roti sebagai unsur karbohidrat, ada tempe atau telur puyuh untuk protein. Sebagian besar kandungan gizi di MBG sudah terpenuhi,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan buah, sumber karbohidrat, serta protein nabati maupun hewani menunjukkan komposisi menu telah disusun dengan memperhatikan keseimbangan gizi.

Meski demikian, Husnul menyebut pengaturan porsi bukan menjadi kewenangan Dinkes. “Kalau porsi sudah ada yang mengatur dari SPPG, tapi yang jelas semua unsur gizi sudah ada. Mungkin akan lebih baik lagi jika ditambahkan susu,” tambahnya.
Diketahui, menu MBG Ramadan yang dibagikan di salah satu sekolah berisi pisang, roti, telur puyuh, dan kacang rebus. Makanan dikemas dalam tas kain dan dibagikan kepada siswa saat pulang sekolah untuk dikonsumsi saat berbuka.
Dinkes Kota Malang memastikan akan terus memantau pelaksanaan program MBG agar tetap memenuhi standar kesehatan dan kebutuhan gizi siswa selama Ramadan. (Shin)
