Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
20/03/2026
CITILIVE

Libur Lebaran, Disdikbud Kota Malang Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak

rifamahmudah
  • Maret 20, 2026
  • 2 min read
Libur Lebaran, Disdikbud Kota Malang Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak

CITILIVE,MALANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak selama masa libur sekolah Idulfitri 1447 Hijriah.

Imbauan ini disampaikan Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menyusul dimulainya libur panjang siswa SD dan SMP yang berlangsung pada 16 hingga 30 Maret 2026.

Menurutnya, meski libur menjadi momen yang dinanti siswa, pengawasan keluarga tetap menjadi kunci agar anak tidak terlibat dalam aktivitas berisiko di luar lingkungan sekolah.

“Anak-anak boleh merayakan Idulfitri dan bergembira, tetapi orang tua harus benar-benar mengawasi. Karena saat liburan, tanggung jawab utama ada di keluarga,” ujar Suwarjana.

Ia menegaskan, selama masa libur, pengawasan siswa tidak lagi berada dalam kontrol langsung sekolah. Karena itu, peran orang tua dan lingkungan sekitar menjadi penting dalam menjaga keamanan serta perkembangan anak.

“Bukan berarti sekolah lepas tangan, tetapi pengawasan utama memang berada di rumah. Perlu ada kerja sama antara orang tua dan masyarakat,” katanya.

Selain kepada orang tua, Disdikbud juga mengingatkan pihak sekolah untuk memperketat pengamanan fasilitas selama libur berlangsung. Guru dan kepala sekolah diminta memastikan sarana dan prasarana tetap aman guna menghindari potensi kerusakan atau gangguan.

“Pengamanan sekolah juga harus diperhatikan selama libur agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Sebelum memasuki masa libur, Disdikbud Kota Malang telah menggelar sejumlah kegiatan bagi siswa, di antaranya Festival Anak Muslim yang dikolaborasikan dengan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 hingga 150 siswa dari lima kecamatan di Kota Malang, baik dari sekolah negeri maupun swasta. Festival Anak Muslim sendiri mempertandingkan enam cabang lomba dan menjadi ajang bagi siswa menampilkan kreativitas yang telah dilatih sebelumnya.

Baca Juga:  Siswa SDN Model Mendapat Vaksinasi dari BIN Daerah Jatim

Suwarjana menjelaskan, para peserta telah melalui proses seleksi di tingkat kecamatan sebelum melaju ke tingkat kota. Sejumlah cabang lomba bahkan berpeluang melanjutkan ke kompetisi tingkat provinsi.

“Harapannya, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman kompetisi, tetapi juga memiliki ruang ekspresi positif sebelum libur panjang,” ujarnya.

Di akhir, ia mengingatkan agar masa libur dimanfaatkan sebagai waktu berkualitas bersama keluarga, sekaligus tetap menjaga sikap dan perilaku di tengah masyarakat.

“Gunakan libur untuk berkumpul dengan keluarga dan merayakan Idulfitri dengan baik, tetapi tetap menjaga perilaku,” pungkasnya. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *